
Yogyakarta, Kabar Terdepan.com – Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan pohon melinjo tumbang di wilayah Kampung Dalem, Kelurahan Purbayan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Prakiraan Cuaca Besok di Jawa Timur, BMKG: Berawan hingga Hujan
Kejadian tersebut dilaporkan kepada Polsek Kotagede, yang kemudian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan bersama instansi terkait.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Harjunadi, mengatakan bahwa pohon melinjo berdiameter sekitar 60 sentimeter dengan panjang kurang lebih 15 meter roboh akibat cuaca ekstrem.
“Pohon melinjo tumbang karena hujan lebat disertai angin kencang. Kondisi tanah yang gembur serta usia pohon yang sudah tua turut menjadi faktor penyebab,” ujar Iptu Gandung Harjunadi, Kamis (29/1/2026).
Hujan Deras dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Melinjo Tumbang di Kotagede
Akibat kejadian tersebut, pohon menimpa teras rumah milik Heru, warga RT 42 RW 10 Kampung Dalem, sehingga merusak kanopi galvalum serta berdampak pada bagian dapur rumah milik Mudjiono. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerusakan terjadi pada bagian teras dan dapur rumah warga,” jelasnya.
Selain itu, pohon melinjo lainnya juga dilaporkan tumbang di wilayah RW 8 RT 35 Kampung Samaan, Kelurahan Purbayan, tepatnya di sekitar Lapangan Sobosanti. Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya kerusakan maupun korban.
Penanganan di lokasi melibatkan personel BPBD Kota Yogyakarta, pemadam kebakaran, Tagana, Babinsa, anggota Polsek Kotagede, serta warga setempat.
Petugas melakukan pemotongan batang pohon dan pembersihan ranting untuk memastikan akses dan keamanan warga.
“Proses evakuasi dan pembersihan berjalan aman dan terkendali. Kami juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat hujan dan angin kencang,” tambah Iptu Gandung.
Hingga sore hari, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali aman dan kondusif setelah proses evakuasi selesai dilakukan. (Hadid Husaini)
