Alun-alun Sidoarjo Diserbu Warga, Dishub Siapkan Kantong Parkir Tambahan

Avatar of Redaksi
Alun-alun Sidoarjo
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo, Budi Basuki. (Azies/kabarterdepan.com)

Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Wajah baru Alun-alun Sidoarjo langsung menyedot perhatian publik. Sejak resmi dibuka kembali untuk umum pada Minggu (1/2/2026) bertepatan dengan agenda Car Free Day (CFD), kawasan ruang terbuka hijau tersebut diserbu ribuan warga dari berbagai penjuru.

Tingginya antusiasme masyarakat ternyata membawa dampak lanjutan berupa persoalan klasik, yakni keterbatasan lahan parkir.

Volume kendaraan pengunjung yang membludak membuat sejumlah kantong parkir resmi kewalahan, bahkan tak mampu lagi menampung arus kendaraan yang datang silih berganti.

Kondisi tersebut diakui oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo, Budi Basuki. Ia menyebut, hasil evaluasi di lapangan menunjukkan bahwa kemacetan di sekitar kawasan alun-alun lebih disebabkan oleh penumpukan kendaraan akibat minimnya kapasitas parkir yang tersedia.

“Setelah kami evaluasi, titik masalahnya bukan pada rekayasa lalu lintas, tetapi lebih pada keterbatasan lahan parkir yang tidak sebanding dengan jumlah pengunjung,” jelas Budi, Senin (2/2/2026).

Dishub Siapkan Kantong Parkir Alternatif di Alun-alun Sidoarjo

Sebagai langkah cepat, Dishub Sidoarjo kini tengah menyiapkan skema penambahan kantong parkir alternatif dengan menggandeng sejumlah instansi pemerintah yang berada di sekitar kawasan alun-alun.

Lahan milik instansi tersebut direncanakan akan difungsikan sementara sebagai area parkir guna mengurai kepadatan kendaraan.

WhatsApp Image 2026 02 02 at 11.03.13 AM
Suasana hari pertama Car Free Day (CFD) di alun-alun Sidoarjo.

Beberapa lokasi yang masuk dalam rencana pemanfaatan antara lain halaman Sekretariat DPRD Sidoarjo, lahan kosong di depan Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, serta area di sekitar Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sidoarjo.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan instansi-instansi yang memiliki lahan cukup luas di sekitar alun-alun. Harapannya, lahan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai kantong parkir tambahan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung,” ujar Budi.

Ia menambahkan, lonjakan jumlah pengunjung paling signifikan terjadi pada akhir pekan, khususnya Sabtu malam hingga Minggu.

Meski secara umum arus lalu lintas masih terpantau terkendali, persoalan parkir kini menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera dituntaskan.

“Kalau hanya mengandalkan kapasitas parkir yang ada saat ini, jelas tidak mencukupi. Terutama saat akhir pekan, kondisinya sudah tidak mampu menampung kendaraan. Jadi, parkir ini memang menjadi PR besar kami,” tandasnya.

Dishub Sidoarjo berharap, dengan adanya penambahan kantong parkir alternatif tersebut, kenyamanan pengunjung Alun-alun Sidoarjo tetap terjaga tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan pusat kota. (Azies)

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page