
Jember, Kabarterdepan.com
Pemerintan Kabupaten Jember yang dipimpin pasangan bupati Gus Fawait dan wakil bupati Djoko Susanto telah mencairkan honor guru ngaji tahun anggaran 2025 yang bersumber dari APBD Pemkab Jember.
Pemkab Jember bekerja sama dengan Bank Jatim Jember telah membayarkan honor guru ngaji untuk wilayah kecamatan panti sebanyak 644 guru ngaji, Kamis (2/10/2025).
Hadir pada giat tersebut
Camat Panti, Hendra Kusuma,
644 Guru ngaji penerima honorarium di tujuh desa Kecamatan Panti meliputi Glagahwero, Kemiri, Kemuningsari Lor, Pakis, Panti, Serut, dan Suci
Kabag Kesra Pemkab Jember Nurul Hafid Yasin menjelaskan penyaluran honor bagi guru ngaji tahun ini sangat beda dengan tahun sebelumnya. Pemkab Jember melalui Bank Jatim turun langsung ke desa untuk memberikan honor kepada guru ngaji.
“Jadi para penerima honor guru ngaji tidak perlu antre di Bank Jatim, mereka cukup datang ke desa. Begitu juga saat pembuatan rekening pihak Bank Jatim yang kita tunjuk juga langsung turun ke desa untuk melayani para guru ngaji yang buka rekening secara gratis.” paparnya.
Honor Guru Ngaji
Untuk Kecamatan Panti ini menurut Nurul Hafid Yasin jumlah total penerima ada 644 orang guru ngaji .
Dari jumlah tersebut meliputi tujuh desa yang menerima distribusi: Glagahwero, Kemiri, Kemuningsari Lor, Pakis, Panti, Serut, dan Suci.
Dia menegaskan penyaluran menjadi bukti perhatian Pemkab Jember terhadap kesejahteraan guru ngaji sekaligus penghargaan atas pengabdiannya. Para penerima merasa lebih mudah dengan sistem baru dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada kesempatan terpisah Muhamad Mustofa Latif salah satu penerima honor guru ngaji asal Desa Plalangan menyatakan sudah dua tahun ini mendapatkan honor dari pemkab Jember sebesar Rp.1.500.000, untuk sistem pengambilannya pun tidak perlu antre di Bank Jatim.
“Permintaan kami kepada Gus Bupati Fawait, masih ada sejumlah guru ngaji yang belum terdata untuk mendapatkan honor semoga tahun depan bisa diusulkan,” pintanya. (Lana)
