
Bekasi, Kabarterdepan.com – Sandy Permana, aktor yang dikenal luas berkat perannya sebagai Arya Soma dalam serial populer “Mak Lampir,” ditemukan tewas pada Minggu, 12 Januari 2025, di kawasan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Penemuan tubuhnya yang bersimbah darah mengejutkan banyak pihak, terutama rekan-rekan sejawat dan penggemarnya. Berdasarkan laporan yang diterima, Sandy diduga mengalami sejumlah luka tusuk yang cukup parah di bagian tubuhnya, termasuk di leher, dada, dan perut.
Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa Sandy tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka tersebut. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah mengidentifikasi pelaku penusukan tersebut, yang diduga hanya melibatkan satu orang.
“Sudah ada yang kita identifikasi, sekarang masih dalam pencarian terduga pelaku satu orang,” ujar Onkoseno.
Meskipun pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi terkait motif dibalik penusukan tersebut. Sandy Permana lahir di Jakarta pada tahun 1979 dan memulai kariernya di dunia hiburan sebagai model sebelum terjun ke dunia akting. Namanya mulai dikenal luas setelah berperan sebagai Arya Soma dalam serial “Mak Lampir,” yang merupakan bagian dari seri “Misteri Gunung Merapi.”
Sandy tampil dalam serial tersebut dengan penuh penghayatan, dan perannya sukses menarik perhatian penonton. Berkat kiprahnya dalam dunia seni peran, ia berhasil memperluas popularitasnya dan tampil dalam berbagai produksi lainnya, termasuk serial laga lainnya yang diproduksi oleh rumah produksi Genta Buana Paramita. Dalam perjalanan kariernya, Sandy juga pernah beradu peran dengan sejumlah artis terkenal seperti Dwi Andhika, Dena Rachman, dan Angel Karamoy, yang semakin mengokohkan posisinya di dunia hiburan. Selain itu, Sandy dikenal sebagai sosok yang multifaset, tidak hanya sebagai seorang aktor, tetapi juga sebagai seorang politisi.
Pada Pemilu 2024, Sandy mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi dengan dukungan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Ia sempat menyatakan bahwa salah satu fokus utamanya adalah berinteraksi dengan kader-kader Partai Hanura di daerah pemilihan (Dapil) satu untuk menyapa konstituen dan mempersiapkan diri untuk kompetisi politik. Namun, perjuangan Sandy dalam politik tidak mudah. Sebelumnya, Partai Hanura gagal meraih kursi legislatif di Kabupaten Bekasi pada Pemilu 2019, yang membuat tantangan Sandy semakin berat.
Meskipun demikian, ia tetap bertekad untuk berkontribusi dalam dunia politik dengan harapan dapat memperjuangkan kepentingan masyarakat. Kepergian Sandy Permana secara tragis meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, serta penggemarnya. Kematian mendadak ini menambah deretan tragedi dalam dunia hiburan tanah air, yang kali ini menimpa salah satu aktor yang dikenal luas berkat dedikasinya dalam berakting. Kini, dengan adanya penyelidikan lebih lanjut, banyak yang berharap agar pelaku penusukan dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. (Tantri*)
