Aksi Lempar Paket Sabu ke Lapas Surabaya Terbongkar, CCTV Rekam Detik-detik Penyelundupan

Avatar of Redaksi
lapas
Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya berhasil mengamankan dua terduga pelaku pelemparan berinisial MNH dan P yang isi paket berupa lima paket kecil diduga sabu, dua unit telepon seluler, serta satu buah charger. (Humas Polresta Sidoarjo)

Sidoarjo, Kabarterdepan.com — Upaya memasukkan narkotika dan telepon seluler ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya berhasil dipatahkan aparat pengamanan, Rabu (18/2/2026) sore.

Paket berbalut lakban hitam yang dilempar dari luar tembok lapas itu terdeteksi hanya dalam hitungan menit berkat respons cepat petugas dan penelusuran rekaman CCTV.

Insiden bermula sekitar pukul 16.49 WIB saat hujan baru saja reda. Sejumlah staf Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) tengah melakukan kegiatan kebersihan di area rumah dinas pegawai tipe 21. Pada saat bersamaan, dua orang yang masuk ke kompleks menggunakan sepeda motor memantik kecurigaan petugas.

Tanpa menunggu lama, pemeriksaan badan, kendaraan, serta identitas dilakukan. Tiga menit berselang, sekitar pukul 16.52 WIB, petugas jaga Pos IV bersama Karupam III melakukan penyisiran di kebun belakang blok hunian warga binaan. Di lokasi itulah ditemukan bungkusan mencurigakan yang diduga hasil pelemparan dari luar.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, menegaskan bahwa sistem pengawasan berlapis menjadi kunci terbongkarnya aksi tersebut.

“Begitu ditemukan paket mencurigakan, anggota langsung bergerak melakukan penyisiran lanjutan dan pengecekan CCTV di titik rawan tembok luar. Dari rekaman itu terlihat jelas ada gerakan melempar dari luar ke dalam,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Berbekal dokumentasi identitas dan rekaman visual, petugas berkoordinasi dengan aparat kewilayahan serta kepolisian untuk melakukan penelusuran.

WhatsApp Image 2026 02 20 at 10.17.01 AM

Tim Gabungan Lapas Surabaya Tangkap 2 Pelaku

Tim gabungan akhirnya mengamankan dua terduga pelaku berinisial MNH dan P di kediamannya. Dari lokasi penangkapan, turut disita alat hisap sabu dan sisa kristal putih yang diduga narkotika.

Keduanya kemudian dibawa ke lapas untuk menyaksikan pembukaan paket yang sempat terlempar ke dalam area blok hunian.

“Hasil pemeriksaan mengungkap isi paket berupa lima paket kecil diduga sabu, dua unit telepon seluler, serta satu buah charger,” tambahnya.

Pendalaman sementara menunjukkan paket tersebut diduga ditujukan kepada seorang warga binaan berinisial SIG. Selain itu, dua warga binaan lainnya berinisial AL dan DA disebut turut terkait dalam rencana penerimaan barang terlarang tersebut.

Kalapas menegaskan komitmen jajarannya untuk menutup rapat setiap celah penyelundupan.

“Kami berkomitmen menjaga lapas tetap bersih dari narkotika dan barang terlarang. Tidak ada toleransi. Setiap upaya akan kami tindak tegas dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Seluruh terduga pelaku beserta tiga warga binaan yang dikaitkan dalam kasus ini dan barang bukti telah diserahkan kepada Polresta Sidoarjo guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Hingga kini, situasi di dalam lapas dilaporkan tetap kondusif.

“Aparat memastikan pengawasan akan semakin diperketat, terutama di titik-titik rawan yang berpotensi dimanfaatkan untuk aksi serupa,” pungkasnya. (Azies)

Responsive Images

You cannot copy content of this page