
Sampang, kabarterdepan.com – Proses pembuatan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang dinilai berjalan lamban. Upaya percepatan yang sempat digaungkan beberapa waktu lalu kini justru tampak jalan di tempat.
Berdasarkan pantauan kabarterdepan.com di tiga titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sampang, hingga kini prosesnya masih dalam tahap antrean.
Kepala SPPG Dalpenang, Atoullah, membenarkan hal tersebut.
“Masih proses gantian, nunggu giliran. Jadi setiap dapur menunggu giliran dan bergantian,” ungkapnya saat dikonfirmasi.
Respon Warga Sampang
Lambannya proses penerbitan SLHS dapur MBG ini menuai kritik dari masyarakat. Salah satu warga, Pak Min, menilai pengerjaan tersebut terkesan tidak serius.
“SLHS itu kan arahan langsung dari pemerintah pusat, tapi di Sampang dikerjakan setengah-setengah. Toh pihak dapur juga bayar, bukan gratis. Kalau gratis lama wajar, tapi ini sudah bayar kok lama,” ujarnya saat di wawancarai melalui panggilan whatsapp oleh tim kabarterdepan.com, Rabu (23/10/2025).

Sementara itu, kabarterdepan.com masih berupaya mengonfirmasi perkembangan proses tersebut dengan menghubungi Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana, dr. dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, serta penanggung jawab percepatan SLHS, Agus Mulyadi.
Namun hingga berita ini diturunkan, keduanya belum berhasil dihubungi. Saat tim mencoba menemui langsung di Kantor Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana pada Selasa (21/10/2025) siang, keduanya diketahui sedang tidak berada di tempat.
Jika persoalan ini terus berlarut, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan MBG di Sampang akan menurun. Publik berharap, pemerintah daerah segera turun tangan mempercepat proses SLHS tanpa mengorbankan standar mutu dan higienitas. (Fais)
