
Sampang, kabarterdepan.com – Salah satu petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sampang bernama Hairuddin (29) mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam jenis celurit yang diduga dilakukan oleh M (30) pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.
Peristiwa berdarah itu terjadi di area SPBU 5469206, Jalan Raya Camplong, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong.
Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, insiden bermula saat pelaku M hendak mengisi BBM dan sempat terlibat adu mulut dengan petugas.
Tak berselang lama, M kembali datang bersama seorang temannya sambil membawa celurit.
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban hingga mengalami luka cukup parah di bagian kepala belakang, kedua lengan, serta punggung tangan kanan.
Korban di RSUD Sampang
Akibat luka yang cukup berat, korban langsung dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah kaos berwarna biru kombinasi merah dan celana jeans biru yang masih terdapat bercak darah.
Menariknya, menurut keterangan warga sekitar, pada saat kejadian terdengar suara seperti tembakan yang diduga berasal dari senjata api (senpi) yang digunakan oleh terduga pelaku di lapangan. Hal tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Kapolsek Camplong, Iptu Bambang Budiyanto, saat dikonfirmasi oleh kabarterdepan.com membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Untuk saat ini kasus sudah ditangani langsung oleh pihak Polres Sampang, kami masih terus melakukan koordinasi dan pendalaman,” ujarnya singkat.
Sementara itu, ketika kabarterdepan.com mencoba menghubungi Plh Humas Polres Sampang dan Kasat Reskrim Polres Sampang guna memperoleh keterangan lebih lanjut, keduanya belum dapat dihubungi hingga berita ini diturunkan. (Fais)
