14 OPD Terlibat di TMMD Kodim 0305 Pasaman, Pemberdayaan Warga Katiagan Terus Berlanjut

Avatar of Jurnalis: Ahmad
TMMD
Sejumlah OPD dan Komandan Kodim 0305/Pasaman, Letkol. Arh. Ir. Budi Prasetya. (FajarPR-Kabarterdepan.com)

Pasaman Barat, Kabarterdepan.com – Sebanyak 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut dilibatkan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 di Nagari Katiagan, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan nonfisik yang dijalankan bersama OPD itu menyentuh langsung berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pertanian, perkebunan, kesehatan, hingga keamanan.

“Hampir setiap hari ada kegiatan nonfisik yang digelar untuk masyarakat, termasuk pelatihan dan penyuluhan pertanian,” ujar Dandim 0305 Pasaman Letkol Arh Budi Prasetya, S.T., Rabu (15/10/2025).

Ia menjelaskan, sinergi antara Kodim 0305 Pasaman dengan sejumlah dinas dimaksudkan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Program TMMD bukan hanya soal pembukaan jalan dan pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sosialisasi, penyuluhan, dan pemberdayaan.

“Sejak dimulainya TMMD, sejumlah dinas telah datang ke Katiagan dan bertemu langsung dengan masyarakat. Ilmu dan sosialisasi yang diberikan diharapkan menjadi benteng penguatan SDM dan ekonomi warga,” katanya.

Kehadiran OPD ke lokasi TMMD berlangsung hampir setiap hari secara bergantian. Personel di lapangan ikut memfasilitasi agar setiap kegiatan berjalan efektif dan tujuan pemberdayaan masyarakat tercapai.

Bahkan, beberapa program seperti perbaikan rumah tidak layak huni dan pelatihan ekonomi produktif tetap berlangsung seiring proses pembangunan infrastruktur.

“Dinas yang kita libatkan berkaitan dengan kebutuhan masyarakat di daerah pesisir, salah satunya dari sektor perikanan dan kelautan,” ujar Budi menambahkan.

Sementara itu, Kabid KB DPPKBP3A Pasaman Barat, Yusnirwana, menyebut pihaknya telah melakukan penyuluhan keluarga berencana dan pengendalian laju pertumbuhan penduduk di kawasan TMMD. Upaya ini sekaligus diarahkan untuk mencegah stunting serta memastikan tumbuh kembang anak di Pasaman Barat tidak terhambat.

“Kami berharap masyarakat memperhatikan kondisi lingkungan dan kesehatan keluarga, serta menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.

Pelaksanaan TMMD

Selama pelaksanaan TMMD, kegiatan nonfisik juga mendapat dukungan penuh dari sejumlah instansi seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) yang menggelar sosialisasi kelembagaan nagari, Dinas Kesehatan dengan gerakan Posyandu dan pelayanan kesehatan, Dinas Perpustakaan melalui layanan Kartu Keluarga keliling, serta Dinas Perikanan yang menyalurkan bantuan bibit ikan nila.

Dukungan serupa datang dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dengan pelayanan administrasi masyarakat, DPPKBP3A dengan sosialisasi dan pelayanan KB, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang memberikan edukasi mitigasi bencana.

Tak ketinggalan, Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan pembersihan pasar dan penyuluhan kebersihan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) menggelar penyuluhan bahaya narkotika, dan Dinas Tenaga Kerja melakukan sosialisasi pekerja rentan.

Dinas Pendidikan turut hadir dengan program penyelesaian masalah anak tidak sekolah, sementara BPJS Ketenagakerjaan memberikan pelatihan dan edukasi perlindungan tenaga kerja. Selain itu, Baznas menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat prasejahtera, dan Dinas Perkebunan membagikan bibit sawit serta jagung kepada kelompok tani di sekitar lokasi TMMD.

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya membangun jalan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kemandirian masyarakat. Di Katiagan, pembangunan fisik berjalan beriringan dengan pembangunan manusia. (FajarPR)

Responsive Images

You cannot copy content of this page