SPPG di Sampang Harus Bayar hingga Rp 1 Juta untuk Penerbitan SLHS

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Ilustrasi potret higenis dan sanitasi yang di terapkan oleh SPPG nantinya (fais/kabarterdepan.com)
Ilustrasi menu MBG di SPPG (fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C.I/4202/2025 tentang Percepatan Penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh kepala dinas kesehatan provinsi, kabupaten/kota, serta kepala Kantor Pelayanan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di seluruh Indonesia.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh satuan pelayanan gizi memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan sebelum program MBG dijalankan secara penuh.

Penerbitan SLHS untuk SPPG

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang kini tengah mengebut proses penerbitan SLHS bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang beroperasi di wilayahnya.

Menurut Agus Mulyadi, selaku penanggung jawab percepatan SLHS Dinkes Sampang, pihaknya menargetkan seluruh proses rampung pada akhir bulan Oktober ini.

“Kami menargetkan seluruh proses sertifikasi selesai akhir bulan ini. Untuk saat ini, fokus kami adalah menyelesaikan SLHS bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang sudah beroperasi,” ujar Agus, Rabu (8/10/2025).

Agus menambahkan, biaya penerbitan SLHS akan dibebankan kepada masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dengan kisaran Rp800 ribu hingga Rp1 juta. Sementara, untuk uji laboratorium, Dinkes Sampang bekerja sama dengan laboratorium di Kabupaten Pamekasan.

Sementara itu, dr. Lusi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sampang, membenarkan bahwa proses verifikasi dan pengujian masih terus berjalan.

“Masih dalam proses. Tim masih bekerja di lapangan untuk memastikan semuanya sesuai standar,” jelasnya melalui pesan WhatsApp.

Kabarterdepan.com juga menanyakan jumlah total Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang tengah dalam proses sertifikasi. Agus menyebutkan terdapat 57 SPPG yang saat ini sedang dikerjakan.

Langkah percepatan ini diharapkan dapat memastikan seluruh unit SPPG di Sampang memiliki izin laik higiene sanitasi sebelum program Makan Bergizi Gratis dijalankan secara menyeluruh. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page