Disdikpora Kota Yogyakarta Yakin Lomba Mural Dapat Kurangi Vandalisme

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Sejumlah siswa dari berbagai sekolah mengikuti lomba mural di tembok SMPN 5 Yogyakarta, Kotabaru, Kota Yogyakarta, DIY, Jumat (3/9/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)
Sejumlah siswa dari berbagai sekolah mengikuti lomba mural di tembok SMPN 5 Yogyakarta, Kotabaru, Kota Yogyakarta, DIY, Jumat (3/9/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Yogyakarta, kabarterdepan.com – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta Budi Asrori Santosa menyampaikan jika lomba mural yang diikuti oleh sejumlah pelajar dari berbagai sekolah dapat mengurangi vandalisme.

Lomba tersebut digelar selama 2 hari pada tanggal 3-4 Oktober ini dilakukan di sejumlah titik vital di Kota Yogyakarta.

“Ini kan karen tempatnya layak dan representatif, cukup mengurangi aksi vandalisme sudut Kota. Ini menjadikan Kota Yogyakarta menjadi lebih bersih (dari vandalisme),” katanya, Minggu (5/10/2025).

Ia menyebut kegiatan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Yogyakarta ke-269 tersebut dapat menjadi sarana untuk menggali potensi para siswa.

“Yang pertama menggali potensi anak yang mempunyai bakat seni rupa, kedua menambah keindahan kota keindahan memperingati hari jadi Kota Yogyakarta ke-269,” ujarnya.

Berbagai lomba mural yang dibuat oleh para pelajar memiliki berbagai pesan kuat. Tidak hanya bertema hari jadi Kota Yogyakarta, namun juga pesan terkait kondisi lingkungan sekitar.

Lomba Mural Asah Kreativitas

Hasto menilai melalui karya lomba mural para pelajar itu selain mengasah kreativitas juga memperindah dinding di pinggiran jalan di Kota Yogyakarta.

Ia berharap mural-mural yang dibuat oleh para pelajar tersebut dapat mengurangi sampah visual terutama coretan vandalisme.

“Mural-mural yang kurang sehat (vandalisme) itu mengotori Kota Yogyakarta. Lebih baik ciptakan karya indah dan penuh pesan moral,” ujar Hasto. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page