Tunaikan Janji, Benny Utama Pastikan Jalan Rumbai–Muaro Tais Pasaman Dibangun Tahun Ini

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Benny Utama, Anggota Komisi III DPR-RI). (FajarPR/Kabarterdepan.com)
Benny Utama, Anggota Komisi III DPR-RI). (FajarPR/Kabarterdepan.com)

Pasaman, Kabarterdepan.com- Anggota DPR RI Benny Utama akhirnya menunaikan janjinya kepada masyarakat Nagari Muaro Tais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman.

Janji itu disampaikan Benny pada tahun 2022 lalu, ketika masih menjabat Bupati Pasaman dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Mapattunggul di Los Pasar Muaro Tais. Saat itu, ia berkomitmen membangun jalan hotmix sepanjang 7,4 kilometer dari Simpang Tiga Rumbai menuju Muaro Tais.

“Jalan dari Rumbai ke Muaro Tais yang saya lewati tadi kondisinya sudah tidak layak. Jika APBD Pasaman tidak memadai, nanti kita upayakan melalui anggaran pemerintah pusat,” ujar Benny Utama kala itu.

Peningkatan infrastruktur jalan tersebut diharapkan akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Muaro Tais.

“Jika jalan ini sudah hotmix dan mulus, insya Allah akan berpengaruh terhadap peningkatan usaha-usaha ekonomi masyarakat,” tambah Benny Utama.

Benny Utama Gandeng Kolega

Komitmen itu kini diwujudkan melalui alokasi anggaran dari APBN di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Sebagai anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Benny Utama menggandeng koleganya di Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda (33), yang juga anggota Badan Anggaran DPR RI, untuk memperjuangkan usulan pembangunan jalan tersebut.

“Alhamdulillah, usulan sebesar Rp35 miliar dari Pemkab Pasaman yang diajukan tahun 2023 lalu diakomodir sepenuhnya. Teknis pelaksanaannya akan dieksekusi oleh Kementerian PUPR melalui BPJN Sumbar di Padang,” jelas Benny Utama, di Jakarta, Sabtu (4/10/2025).

Ia menambahkan, BPJN Sumatera Barat akan segera melaksanakan proses lelang proyek dalam waktu dekat, dengan pekerjaan fisik dimulai tahun 2025 ini.

“Setelah pembahasan di Komisi V pekan lalu, proyek jalan Muaro Tais ditetapkan sebagai Multiyears Contract (MYC) dengan total anggaran Rp35 miliar. Rinciannya, Rp5,8 miliar dikerjakan akhir tahun 2025 dan Rp29,2 miliar dilanjutkan pada awal tahun anggaran 2026,” ungkapnya.

Kesiapan Teknis

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PU Pasaman, Zulham Effendi, membenarkan bahwa seluruh aspek teknis pembangunan sudah dipenuhi sebelum usulan diajukan ke pusat.

“Sesuai desain, panjang jalan yang diusulkan adalah 7,4 kilometer dengan lebar 5,5 meter. Pembebasan lahan sudah selesai tahun 2023, dan seluruh persyaratan teknis memenuhi Detail Engineering Design (DED),” terang Zulham.

Ia juga menyebut, nilai usulan yang dimasukkan ke dalam aplikasi SiTIA Kementerian PUPR sebesar Rp35 miliar, dan telah diakomodir sepenuhnya.

Kondisi jalan Rumbai–Muaro Tais saat ini memang memprihatinkan. Dari total 7,4 kilometer, hanya sekitar 300 meter yang sudah beraspal hotmix, namun sebagian rusak akibat longsor. Sekitar 1,5 kilometer berlapen rusak berat, sementara sisanya masih berupa kerikil dan tanah.

Peningkatan jalan ini diharapkan dapat membuka keterisolasian wilayah Muaro Tais, memperlancar akses distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mempercepat arus ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan Pasaman–Rokan Hulu tersebut. (FajarPR)

Responsive Images

You cannot copy content of this page