Heboh! Video Sejoli Mesum di Taman Mojosari Viral, Netizen Geram

Avatar of Redaksi
Tangkapan layar video mesum di grup Info Seputar Mojosari yang diposting oleh akun Facebook bernama @Afif Kasbuloh (Redaksi / Kabarterdepan.com)
Tangkapan layar video mesum di Taman Mojosari yang diposting oleh akun Facebook bernama @Afif Kasbuloh di Grup Info Seputar Mojosari (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya sebuah video singkat berdurasi 30 detik yang memperlihatkan sepasang sejoli bermesraan di area terbuka Taman Lalu Lintas Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (26/9/2025) pagi.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama @Afif Kasbuloh melalui grup Info Seputar Mojokerto dengan caption satir, “TAMAN LALU LINTAS MOJOSARI DI GAE HOHO HIHE ANGELL.”

Tak butuh waktu lama, unggahan itu langsung viral. Dalam satu jam saja, video tersebut telah ditonton lebih dari 16.500 kali, disukai 305 akun, dan menuai 213 komentar dari warganet.

Netizen Ramai-ramai Sindir Aksi Sejoli

Berbagai reaksi muncul dari netizen. Akun @Tamto Syahputra menuliskan sindiran pedas, “Mantappp taman serasa milik berdua…. penuh dengan sejuta pelukan ….”

Akun lain, @Kekek Empu, ikut menanggapi dengan gaya jenaka, “Wes Babah lah kang, karo-ne podo sak kepingine kyok e iku”.

Bahkan akun @Dealova Tuesdea menyoroti kondisi taman yang gelap dan minim pengawasan, sehingga rawan dijadikan tempat bermesraan.

“Ancene cocok panggone strategis 🤣😂,” tulisnya.

Namun ada juga komentar yang menyayangkan aksi perekaman tersebut. Seperti akun @Helmi Atmaja yang menegaskan, Kudu ojok direkam, langsung ae ditindak.

Taman Mojosari Jadi Sorotan

Fenomena ini membuat Taman Lalu Lintas Mojosari kembali jadi sorotan publik. Tempat yang seharusnya menjadi ruang terbuka hijau dan edukasi lalu lintas bagi masyarakat justru dinodai dengan aksi tak pantas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait termasuk pemerintah kecamatan maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa viral tersebut.

Fenomena serupa bukan pertama kalinya terjadi di ruang publik. Minimnya pengawasan dan pencahayaan seringkali dimanfaatkan oleh oknum untuk berbuat tak senonoh. Perlu perhatian serius dari instansi terkait agar fasilitas umum tetap menjadi ruang yang nyaman, aman, dan ramah keluarga.

Responsive Images

You cannot copy content of this page