
Sampang, kabarterdepan.com – Suasana berbeda tampak di kawasan Taman Mangrove Taddan, Sampang, pada Minggu pagi (21/9/2025). Lebih dari 80 sukarelawan dari berbagai elemen masyarakat kompak membersihkan bibir pantai dari tumpukan sampah plastik dalam kegiatan bertajuk Langkah Lestari Pantai Berseri.
Aksi tersebut digagas oleh Komunitas Pendaki Gunung Madura (KPGM) bersama berbagai organisasi, di antaranya Poltera, Smagapala, Gaspala, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Unit Layanan Disabilitas Peduli Bencana (ULDPB), TNI, Pramuka, hingga pelajar dan mahasiswa.
Penanggung jawab KPGM, Mohammad Zaini atau yang akrab disapa Achonk Zaien, mengaku bersyukur kegiatan berlangsung lancar serta mendapat dukungan luas dari banyak pihak.
“Alhamdulillah kegiatan bersih pantai hari ini berjalan lancar. Terima kasih kepada semua relawan yang bergabung, mulai dari pelajar, OPD, hingga ULDPB. Lingkungan ini harus kita jaga dan rawat, kalau bukan kita siapa lagi?” ujarnya.
Para relawan bahu-membahu membersihkan area pantai dengan perlengkapan sederhana seperti sarung tangan karet, penggaru tanah, dan kantong sampah.
Sampah Diangkut dari Taman Mangrove
Sampah yang terkumpul, mayoritas plastik dan limbah non-organik, langsung ditampung ke dalam kontainer untuk diangkut keluar dari kawasan mangrove.
Achonk menambahkan, kegiatan ini diharapkan bisa digelar dengan skala lebih besar di masa mendatang.
“Mudah-mudahan ke depan bisa kita adakan dengan cakupan yang lebih luas lagi,” imbuhnya.
Bersih Pantai
Sementara itu, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sampang, Moh. Hasan Jailani, menegaskan kegiatan serupa penting untuk digiatkan secara rutin.
“Menjaga alam adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya OPD. Kami berharap kegiatan bersih pantai bisa menjadi gerakan massif, layaknya virus positif yang menular ke semua pihak,” tegasnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang, Faisol, juga memberikan apresiasi atas aksi nyata para relawan.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kegiatan bersih-bersih pantai tersebut. Hal ini sejalan dengan peringatan World Clean Up Day (WCD) tahun 2025 yang dilaksanakan serentak setiap tanggal 20 September, melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah. Kegiatan pagi ini berupa bersih pantai kami dukung sepenuhnya dan kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam WCD 2025 di Kabupaten Sampang,” jelasnya.

Diikuti Seluruh OPD
Faisol menambahkan, Pemkab Sampang sebelumnya juga telah melaksanakan rangkaian WCD tahun ini berupa kerja bakti bersih-bersih sampah di lingkungan kantor secara serentak pada Jumat lalu (19/9/2025).
“Kegiatan itu diikuti oleh seluruh OPD, para camat se-Kabupaten Sampang, serta sebagian besar UPT Dinas Pendidikan, baik dari tingkat TK, SD, hingga SMP negeri maupun swasta,” terangnya.
Aksi bersih pantai di Taman Mangrove Taddan ini menjadi bukti nyata kolaborasi multipihak dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir Sampang, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya ekosistem mangrove dan pantai yang bersih. (Fais)
