Bisnis Lebih Efisien dan Berkelanjutan, CEO Talk Ajak Pelaku Usaha Beralih ke EV

Avatar of Redaksi
CEO Talk
Potret CEO Talk yang diselenggarakan Connectpedia bersama SLC Marketing Inc. dan Utomo Mobility. (SLC Marketing Inc / Kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.comConnectpedia bersama SLC Marketing Inc. dan Utomo Mobility sukses menggelar CEO Talk bertajuk “Strategi Menghemat Biaya Logistik hingga 50%: Dari Solar ke Listrik, Evolusi Logistik Komersial” di Vozza Tower, Surabaya.

Acara ini menjadi ajang penting bagi para pemilik bisnis, pelaku logistik, serta komunitas profesional yang ingin mendorong efisiensi biaya sekaligus berkontribusi pada keberlanjutan.

Sebagai pembicara utama, Anthony Utomo, Managing Director Utomo Mobilitas Bersih Indonesia, menekankan bahwa peralihan kendaraan komersial dari solar ke listrik bukan sekadar tren, melainkan strategi bisnis masa depan.

“Penggunaan kendaraan listrik mampu memangkas biaya operasional hingga 50% dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi perusahaan. Mari kita bersama-sama membantu Indonesia menuju ekonomi hijau melalui akselerasi mobilitas bersih,” ujar Anthony.

Sementara itu, Dr. Sandy Wahyudi, CEO SLC Marketing Inc. sekaligus Founder Connectpedia, menyoroti pentingnya keberanian berinovasi.

“Transformasi yang dilakukan lebih awal akan membuat perusahaan berada pada posisi yang lebih unggul dan kompetitif,” jelasnya.

PT. Manohara Adika Distrindo Apresiasi CEO Talk

Acara ini juga menghadirkan sesi diskusi interaktif. Salah satunya, Ferryanto Muhlis, Direktur PT. Manohara Adika Distrindo, mengapresiasi penyelenggaraan CEO Talk.

“Informasi yang disampaikan membuka wawasan baru, terutama terkait pemanfaatan electric vehicle dalam mendukung aktivitas tracking logistik. Ini sangat relevan bagi kami di bidang distribusi,” katanya.

Antusiasme peserta menunjukkan besarnya perhatian dunia usaha terhadap efisiensi biaya dan isu keberlanjutan. Dengan dukungan mitra dan sponsor, Connectpedia berharap forum ini menjadi pemicu bagi lebih banyak perusahaan untuk berani melakukan transformasi menuju logistik yang lebih hemat, inovatif, dan ramah lingkungan. (Riris)

Responsive Images

You cannot copy content of this page