Kasus Mutilasi Pacet: Tetangga Kos Pelaku di Lidah Wetan Surabaya Cemas karena Masih Terpasang Garis Polisi

IMG 20250911 WA0107
Kos lokasi TKP kasus mutilasi sadis yang membuat resah warga Lidah Wetan. (Husni Habib/kabarterdepan.com)

Surabaya, kabarterdepan.com- Warga Lidah Wetan Surabaya, khususnya kawasan RT 1 RW 1 mengaku cukup terkejut dan trauma atas kejadihan tindak kriminal pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh Alvi Maulana (24) terhadap kekasihnya TAS (25) pada Minggu (31/8/2026).

Beberapa potongan tubuh korban kemudian dibuang di daerah Pacet Kabupaten Mojokerto.

Ketua RT 1 RW 1 Lidah Wetan, Heru Krisbiantoro, mengatakan banyak warganya yang merasa resah dan takut kasus tersebut menjadi momok di wilayah tersebut.

Apalagi hingga kini kamar kost tempat kejadian perkara masih dipasangi oleh garis polisi. Hal ini membuat suasana kawasan tersebut menjadi mencekam dan membuat warga tidak tenang, khususnya tetangga kanan kiri korban.

“Saya kasihan dengan pemilik kost dan tetangga kanan kirinya. Kalau kelamaan dipasangkan (garis polisi) justru akan menjadi momok bagi mereka. Makanya saya sempat tanyakan ini prosesnya berapa lama,” jelas Heru, Kamis (11/9/2025).

Lebih lanjut Heru menambahkan, pihaknya juga menghimbau kepada pemilik kos untuk lebih berhati-hati dan selektif dalam mendata penghuninya. Hal ini karena pelaku mutilasi Alvi sebelumnya dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan enggan memberikan persyaratan administrasi untuk pendataan warga.

“Saya minta berkas itu, selalu dijanjikan-janjikan saja. Padahal kami sudah melakukan pendataan ketat,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut tidak sedikit warga yang meminta untuk dilakukan ruwatan dan ritual agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kamar kost tempat kejadian perkara. Selain itu, warga berharap kasus mutilasi ini tidak menimbulkan cerita liar yang justru memperburuk suasana.

“Intinya saya sudah minta barang segera dibersihkan nanti, kalau bisa jangan sampai ada sisa-sisa bekas. Supaya warga lebih tenang,” pungkasnya. (Husni Habib)

Responsive Images

You cannot copy content of this page