
Bogor, Kabarterdepan.com – Tragedi nahas menimpa warga Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Minggu (7/9/2025) pagi.
Sebuah bangunan majelis taklim di Gang Becek, Kampung Ciapus Kompas, ambruk saat sedang digunakan untuk acara pengajian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Bangunan tersebut roboh ke arah tepi jurang, menimpa para jamaah yang hadir.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, TNI, Polri, tenaga medis, relawan, serta warga setempat langsung diterjunkan untuk melakukan evakuasi para korban yang tertimpa reruntuhan material bangunan.
“Korban yang tertimpa reruntuhan sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit dan puskesmas terdekat,” ujar Jalaludin, Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 87 orang menjadi korban akibat insiden tersebut. Dari jumlah itu, 3 orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Irni (warga Desa Sukamakmur), Wulan (warga Desa Sukaluyu), dan Yati (warga Desa Sukaharja).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan menanggung seluruh biaya perawatan korban.
“Saya sampaikan bahwa seluruh biaya perawatan dari para korban yang dirawat di rumah sakit, kami pemerintah provinsi Jawa Barat bersedia menanggung seluruh biaya, termasuk perhatian bagi keluarga yang ditinggalkan karena meninggalnya tiga jamaah majelis taklim,” katanya.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi bangunan di sekitar mereka.
“Semoga musibah ini menjadi yang terakhir, dan kita harus senantiasa berhati-hati serta memelihara seluruh bangunan yang kita tinggali atau kita gunakan untuk ibadah,” tandasnya. (Riris)
