
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Persaingan bisnis di era digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Mojokerto untuk beradaptasi dengan strategi pemasaran berbasis teknologi. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan pelatihan digital marketing bagi para pelaku usaha lokal.
Pelatihan yang berlangsung di PLUT Maja Citra Kinarya, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon, Rabu (3/9/2025), diikuti 80 pelaku UMKM sektor makanan dan minuman. Mereka dibagi dalam dua gelombang, masing-masing 40 peserta.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang hadir meninjau kegiatan menyebutkan, penguasaan digital marketing menjadi kebutuhan mendesak bagi UMKM agar mampu memperluas jangkauan pasar.
“UMKM di Mojokerto jumlahnya hampir 28 ribu. Kalau hanya mengandalkan pemasaran konvensional, potensi mereka sulit berkembang. Dengan digital marketing, peluang produk lokal untuk menembus pasar yang lebih luas akan semakin besar,” ujar Ning Ita.
Sebelumnya, Pemkot Mojokerto juga telah mengadakan pelatihan peningkatan kualitas produk. Rangkaian program ini dirancang berkelanjutan, mulai dari produksi, branding, hingga pemasaran digital.
Selain melalui pelatihan, Ning Ita juga rutin menjalankan program Sambang UMKM atau Semangat Membangun UMKM dengan mendatangi langsung para pelaku usaha untuk mendengar kendala yang mereka hadapi.
Dengan langkah ini, Pemkot Mojokerto berharap UMKM tak hanya berkembang dari sisi produksi, tapi juga mampu meningkatkan omzet sekaligus daya saing di tengah ketatnya pasar digital. (*)
