Aksi Jogja Memanggil Sampaikan Aspirasi di Bundaran UGM, Kritik Respon Polisi Tangani Demonstran

Avatar of Redaksi
IMG 20250901 WA0072
Suasana demonstrasi di Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (1/9/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Sleman, kabarterdepan.com – Ribuan massa aksi dari Jogja memanggil berkumpul di Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Senin (1/9/2025).

Para mahasiswa berkumpul untuk merespon kondisi bangsa beberapa waktu terakhir.

Massa aksi yang terdiri dari berbagai mahasiswa di Yogyakarta menyampaikan sejumlah tuntutan.

Humas Jogja Memanggil Bung Koes menyampaikan dalam aksi ini pihaknya menyampaikan kekecewaan kepada kepolisian.

Koes menyampaikan tuntutan tersebut menyoroti aparat kepolisan dalam merespon masyarakat hingga menyebkan nyawa melayang.

“Tanggal 25 kemarin, kawan kita almarhum Affan Kurniawan meninggal dunia karena polisi dengan sengaja melindas dengan Baracuda,” katanya.

“Satu lagi kawan kita Rheza di Yogyakarta dibunuh aparat kepolisian di depan Polda DIY,” imbuh Koes.

Ia menilai bahwa tindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian telah melanggar hak asasi manusia (HAM).

Dalam tuntutannya, Koes menyampaikan agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk diturunkan.

“Kami juga meminta adili Listyo Sigit Prabowo,” katanya.

Kapolri sebelumnya juga mendapatkan sorotan terkait langkah memberi instruksi melakukan penembakan tanpa ragu kepada demonstran yang rusuh. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page