Kota Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Forum Smart City 2025, Hasto Wardoyo Tekankan Pentingnya Pelayanan Publik

Avatar of Redaksi
IMG 20250827 WA0154
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama sejumlah pimpinan daerah saat melihat produk-produk smart city pada Forum Smart City Business Matchmaking dan Smart City Nasional 2025 di Hotel Tentrem Yogyakarta, Rabu (27/8/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Yogyakarta, kabarterdepan.com – Kota Yogyakarta menjadi tuan rumah penyelenggara forum Smart City Business Matchmaking dan Smart City Nasional 2025, Rabu (27/8/2025).

Forum tersebut diikuti sejumlah kota dan provinsi di Indonesia yang mendapatkan pendampingan Smart City dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemen Komdigi).

Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan telah berupaya menyelenggarakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui percepatan program Quick Win 100 hari kerja.

Pemkot Yogyakarta juga telah mengembangkan layanan One Singe Website untuk mengintegrasikan pelayanan berbasis data masyarakat dan Jogja Smart Service (JSS) sebagai layanan aduan atas berbagai permasalahan di Kota Yogyakarta.

Semua itu dilakukan secara optimal dengan mengedepankan kecepatan pelayanan dan berbasis data terutama dalam melakukan intervensi di masyarakat.

“Banyak masyarakat yang protes terkait bantuan sosial. Sehingga harapan kami dengan padu badan data baik sektoral, umum, nasional, lokal, data yang sifatnya makro dari BPS maupun mikro by name by address dari kota dan kabupaten bisa memberikan layanan di Kota Yogyakarta,” kata Hasto di Hotel Tentrem Yogyakarta.

“Kami juga telah membuat Quick Win 100 hari kerja. Hampir semua program mengacu pada Smart City dan Penyelenggaraan Pemerintah Berbasis Elektronik,” katanya.

Hasto juga menunjukkan kepada para pimpinan daerah yang hadir terkait layanan elektronik melalui parkir digital.

“Kita juga sudah mulai untuk digitalisasi parkir. Kami mohon arahan dari kementerian (Komdigi) supaya ini bisa menjadi best practice di Kota Yogyakarta dan sekitarnya,” ujarnya.

Gubernur DIY yang diwakili oleh Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X menyampaikan forum Smart City Business Matchmaking dan Smart City Nasional 2025 sebagai salah satu langkah dalam dalam membentuk ketahanan nasional.

Ia menekankan prinsip “Golong Gilig yang Manunggal dan Nyawiji” atau prinsip kebersamaan seluruh pihak dalam membangun cita-cita bersama mewujudkan Smart City.

“Melalui forum Ini akan terjalin kemitraan dan ide-ide terbaru serta solusi inovatif yang dapat mendukung pembangunan Smart City dan Smart Province di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujarnya. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page