Kenapa Protein Penting untuk Sarapan? Ini Alasan dan Manfaatnya

Avatar of Lintang
Ilustrasi protein untuk sarapan. (Freepik)
Ilustrasi protein untuk sarapan. (Freepik)

Kesehatan, Kabarterdepan.com – Sarapan sering kali dianggap sebagai waktu untuk sekadar mengisi perut, namun sebenarnya merupakan momen krusial untuk menentukan energi dan produktivitas sepanjang hari. Alih-alih hanya mengonsumsi bubur ayam atau roti selai, para ahli gizi menyarankan untuk memasukkan protein sebagai menu utama sarapan.

Dokter Tran Thi Tra Phuong dari Departemen Nutrisi dan Dietetik Rumah Sakit Umum Tam Anh, Hanoi, menjelaskan bahwa pagi hari adalah puncak metabolisme tubuh. Ini adalah momen emas untuk memberikan ‘bahan bakar’ terbaik bagi tubuh dan otak. Protein memainkan banyak peran penting sebagai ‘bahan bakar’ tersebut.

Manfaat Utama Sarapan Berprotein

Sarapan yang kaya protein tidak hanya meningkatkan metabolisme, tetapi juga membantu menstabilkan gula darah. Hal ini penting untuk menjaga energi tetap stabil dan mencegah lonjakan serta penurunan gula darah yang bisa menyebabkan rasa lemas.

Selain itu, asupan protein yang cukup di pagi hari dapat mempertajam fokus dan produktivitas. Kandungan gizi lengkap, termasuk protein, juga dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti jantung, diabetes, dan obesitas.

Secara umum, kebutuhan protein harian berkisar antara 1,2–1,5 gram per kilogram berat badan. Namun, angka ini bisa meningkat bagi individu yang aktif, ibu hamil, atau ibu menyusui, mencapai 1,5–2 gram per kilogram berat badan.

Kualitas Protein dan Pola Hidrasi

Anda tidak perlu mengonsumsi steak setiap pagi untuk memenuhi kebutuhan protein. Yang terpenting adalah memperhatikan jenis protein yang dikonsumsi.

Melansir dari VN Express pada Senin (18/5/2025), Dr. Tran menekankan bahwa protein dari daging merah dengan lemak jenuh berlebih bisa meningkatkan risiko penyakit seperti tekanan darah tinggi, stroke, dan diabetes jika dikonsumsi secara berlebihan.

Untuk hasil terbaik, disarankan untuk mengombinasikan protein hewani (seperti telur, ikan, atau ayam) dan protein nabati (seperti kacang-kacangan atau biji-bijian). Kombinasi ini memberikan manfaat kesehatan yang lebih seimbang.

Penting juga untuk diingat bahwa metabolisme protein membutuhkan lebih banyak air. Oleh karena itu, pastikan untuk minum air yang cukup untuk mencegah dehidrasi, yang dapat mengganggu fungsi tubuh. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page