
Hiburan, Kabarterdepan.com – Industri perfilman Korea Selatan kembali menghadirkan karya yang tidak hanya memukau dari segi visual, tetapi juga menyentuh hati.
Kali ini, sebuah film berjudul ‘My Daughter is a Zombie’ siap mendobrak stereotip genre horor zombie yang selama ini identik dengan ketegangan dan ketakutan.
Film yang juga ditayangkan di bioskop tanah air ini menjanjikan pengalaman sinematik yang berbeda, berfokus pada narasi yang mendalam tentang cinta dan pengorbanan sebuah keluarga.
Disutradarai oleh Pil Gam-Seong, film ini membawa penonton ke dalam sebuah dunia yang tiba-tiba dilanda wabah virus zombie yang mengerikan.
Di tengah kekacauan tersebut, kita akan mengikuti kisah pilu seorang ayah tunggal, Lee Jeung-Hwan, yang diperankan oleh aktor kawakan Cho Jung-Seok.
Hidupnya yang semula hanya diisi oleh perjuangan membesarkan putrinya, Lee Soo-A (diperankan oleh Choi Yoo-Ri), seorang diri, kini harus menghadapi kenyataan pahit.
Tragedi datang saat Lee Soo-A digigit oleh zombie. Alih-alih menyerah, Lee Jeung-Hwan memilih untuk berjuang. Ia membawa putrinya ke kampung halaman, tempat di mana ibunya tinggal, berharap dapat menemukan cara untuk melindungi sang putri.
Namun, tantangan terbesarnya bukan hanya menghadapi para zombie di luar sana, melainkan juga menerima kenyataan bahwa putrinya telah berubah, meskipun masih menyimpan kenangan dan emosi manusia.
‘My Daughter is a Zombie’ menempatkan fokus utama pada ikatan emosional yang kuat antara ayah dan anak. Film ini tidak hanya menjual kengerian, tetapi juga mengeksplorasi makna kemanusiaan, keluarga, dan pengorbanan di tengah situasi yang tak terbayangkan.
Akting memukau dari para pemain, termasuk Lee Jung-Eun, Cho Yeo-Jeong, dan Yoon Kyung-Ho, turut memperkuat narasi emosional ini.
