Lapas Pemuda Madiun Uji Coba Skrining Kesehatan Jiwa Warga Binaan

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 08 14 at 20.54.58 c5554727
Potret uji coba instrumen deteksi dini kesehatan jiwa. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

Madiun, Kabarterdepan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan dengan mendukung uji coba Brief Jail Mental Health Screen (BJMHS) yang digagas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), di Aula Adi Sujatno, Kamis (14/8/2025).

Program ini menjadi langkah awal penerapan standar deteksi dini gangguan kesehatan jiwa di lingkungan Pemasyarakatan.

20 warga binaan menjalani asesmen menggunakan BJMHS yaitu sebuah instrumen skrining sederhana yang dirancang khusus untuk populasi pemasyarakatan.

Lapas Pemuda Madiun ingin memastikan pembinaan mencakup perhatian menyeluruh, tidak hanya pada aspek keterampilan, tetapi juga kesehatan mental.

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyambut baik kegiatan ini dan menekankan pentingnya deteksi dini.

“Kesehatan mental merupakan bagian integral dari pembinaan. Dengan asesmen ini, potensi gangguan kejiwaan dapat terdeteksi lebih awal, sehingga penanganannya bisa dilakukan secara tepat dan manusiawi,” ujarnya.

Salah satu warga binaan, berinisial S, mengaku merasa lebih diperhatikan setelah mengikuti asesmen.

“Selama ini mungkin banyak dari kami yang menyimpan beban pikiran. Kegiatan ini membuat saya lebih mengenal kondisi diri dan memberi ruang untuk bercerita,” tuturnya.

Hasil dari uji coba ini akan menjadi bahan evaluasi Ditjenpas untuk rencana penerapan BJMHS secara nasional di seluruh Lapas dan Rumah Tahanan Negara. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page