Barbershop Binaan Lapas Mojokerto, Peluang Baru bagi WBP Usai Bebas

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 08 14 at 20.39.58 01e3eec7
Potret Barbershop yang dijalankan oleh warga binaan. (Humas Lapas Mojokerto)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Lapas Kelas IIB Mojokerto menghadirkan inovasi pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) yaitu program Barbershop Lapas Mojokerto, yang dijalankan langsung oleh WBP terampil dengan pendampingan petugas.

Layanan barbershop ini tidak hanya memastikan kerapian dan kebersihan para warga binaan, tetapi juga menjadi sarana pembekalan keterampilan pangkas rambut yang dapat dijadikan modal usaha setelah bebas.

Dengan peralatan lengkap dan standar kebersihan terjaga, WBP yang telah dilatih mampu memberikan pelayanan setara barbershop profesional di luar lapas.

Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian.

“Kami ingin membekali WBP dengan keterampilan nyata. Potong rambut memiliki peluang besar di dunia kerja, sehingga diharapkan mampu membantu mereka mandiri setelah selesai menjalani masa pidana,” ujarnya.

Selain membuka peluang ekonomi, program ini juga membantu membentuk kedisiplinan dan menumbuhkan rasa percaya diri. Selain memberikan layanan kepada sesama WBP, mereka juga dapat saling berinteraksi positif dan memotivasi satu sama lain. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page