Pedagang di Sekitar TKP ABA Yogyakarta Mengaku Sepi Pembeli

Avatar of Redaksi
IMG 20250812 WA0084
Tarno, penjual asongan rokok di sekitar kawasan pembongkaran Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali (ABA) saat dijumpai, Senin (11/8/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Yogyakarta, kabarterdepan.com – Pedagang di sekitar pembongkaran Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali (ABA) Kota Yogyakarta  mengaku sepi pembeli.

Pasalnya kawasan yang nantinya akan dibuat sebagai Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) tersebut kini dianggap tidak seramai saat dahulu ketika banyak pengunjung yang memarkirkan motor untuk berkunjung ke Malioboro dan sekitarnya.

Hal itu lah yang dialami oleh Tarno, pedagang asongan rokok yang mengalami sepinya pembeli. Tarno tidak bisa menjual daganganya sembarang tempat, terlebih di kawasan Sumbu Filosofis.

“Dulu bisa jualan, sekarang nggak (karena TKP ABA dibongkar,” katanya saat diwawancarai kabarterdepan.com pada Senin (11/7/2025).

Di tempat yang tidak jauh dari lokasi pembongkaran tersebut, saat ini masih terdapat sejumlah pedagang kaki lima yang menjual makanan yang tidak terlalu ramai oleh pembeli.

Tempat tersebut berseberangan dengan dengan jalur kereta api menuju Jalan Mangkubumi di sisi utara.

Ia menyampaikan, saat ini kawasan wisata Malioboro tidak lagi menjadi lokasinya menjadi tempatnya menjual rokok karena aturan sebagai kawasan bebas rokok.

Mantan pedagang wedang ronde ini juga menyebut Jalan Mangkubumi saat ini justru lebih banyak toko-toko retail.

Dirinya menyampaikan lebih sering menahan lapar daripada membeli makanan. Pasalnya hasil jualan nya tak selalu pasti.

“Penurunan jauh, menurun jauh biasanya dapat Rp50 ribu – Rp60 ribu, sekarang Rp25 ribu, itu pun kadang-kadang,” katanya.

Ia menyampaikan para juru parkir di kawasan tersebut telah di pindahkan ke bekas Menara Kafe di kawasan Kotabaru.

Saat kabarterdepan.com mencoba memantau, tempat parkir tersebut tampak sepi baik dari kendaraan yang parkir maupun kegiatan ekonomi.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat dijumpai di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta menyampaikan saat ini proses pembuatan taman RTH di Kawasan Abu Bakar Ali terus berlangsung.

Ia mengaku tidak menemukan kendala dalam perencanaanya. “Enggak ada masalah kok, masih proses. Itu nanti kan untuk taman,” katanya usai bertemu dengan Duta Besar Australia. (Hadid Husaini).

Responsive Images

You cannot copy content of this page