
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, suasana nasionalisme mulai terasa di Mojokerto. Di berbagai sudut kota hingga pelosok desa, para penjual Bendera Merah Putih dan umbul-umbul mulai bermunculan menandai datangnya bulan perayaan kemerdekaan.
Lapak pedagang di pinggir jalan protokol hingga pasar tradisional mulai dipenuhi aneka rupa bendera, umbul-umbul, hingga pernak-pernik bertema merah putih dan bergambar Burung Garuda Pancasila.
Beberapa lokasi yang ramai dikunjungi adalah di Jalan Majapahit, Jalan Bhayangkara, dan Jalan Jayanegara, deretan penjual bendera berjajar rapi menawarkan dagangannya.
Salah satu penjual bendera dan umbul-umbul di Jalan Jayanegara, Kecamatan Puri, bernama Idris mengaku sudah 10 tahun berjualan bendera tiap menjelang hari kemerdekaan.
Meskipun hanya berjualan bendera di musim menjelang momen kemerdekaan namun omset yang diperoleh cukup tinggi.
“Saya mulai jualan dari tanggal 26 Juli kemarin,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (5/8/2025).
Idris menyebut, sehari ia bisa menjual 4 hingga 5 kodi, terutama mendekati tanggal 17 Agustus. Bendera dan umbul-umbul yang dijual dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 5.000 untuk bendera kecil, hingga Rp 300.000 untuk bendera besar dan satu set dekorasi pagar atau umbul-umbul.
Tak hanya bendera kain saja, Idris juga menjual bendera plastik, bendera untuk di motor, dan juga untuk di mobil.
Bulan Agustus menjadi bulan berkah baginya, momen bulan kemerdekaan adalah berkah tahunan karena selain sebagai bentuk nasionalisme juga menjadi sumber penghasilan bagi para penjualan bendera.
“Alhamdulillah, banyak yang beli, banyak peminatnya di sini. Rata-rata yang beli bendera ukuran sama umbul-umbul yang panjang-panjang itu,” ungkap Idris.
Sementara itu, dekorasi merah putih mulai menghiasi jalan, sekolah, kantor pemerintahan, dan rumah-rumah warga. Pemandangan ini menjadi bukti semangat masyarakat Mojokerto dalam menyambut hari kemerdekaan dengan suka cita.
Semarak kemerdekaan tak hanya menjadi momen untuk memperingati sejarah, tetapi juga peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil.
Para penjual Bendera Merah Putih di Mojokerto pun siap meramaikan semangat 17-an hingga puncak peringatan nanti. (Izhah)
