
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Dukungan Manajemen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Semester I Tahun 2025.
Acara yang diselenggarakan secara virtual ini diikuti oleh Kepala Lapas Mojokerto Rudi Kristiawan bersama jajaran pejabat struktural dari ruang rapat Lapas Mojokerto pada Senin, (4/8/2025).
Rakor dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan penuh khidmat, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelahnya, acara dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh pembawa acara dan pembacaan doa.
Untuk menambah semarak suasana dan memperkaya nuansa budaya, acara tersebut juga menampilkan persembahan Tarian Nusantara.
Tarian ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai simbol kekayaan dan keberagaman budaya bangsa yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Dr. Asep Kurnia, S.H., M.M., kemudian menyampaikan laporan yang memuat capaian kinerja serta strategi penguatan dukungan manajemen selama semester pertama tahun 2025.

Kegiatan turut menampilkan tayangan video bertajuk Transformasi dan Akselerasi Kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang menyoroti berbagai inovasi dan langkah strategis dalam peningkatan pelayanan publik serta tata kelola kelembagaan.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, juga memberikan sambutan sekaligus arahan.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga, integritas dalam bekerja, serta akselerasi transformasi digital guna mendukung pencapaian target-target strategis kementerian.
Ia juga mengajak seluruh jajaran, baik di pusat maupun daerah, untuk terus memperkuat sinergi dan menjaga semangat reformasi birokrasi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang menekankan sinergisitas tugas dan fungsi di bidang kepolisian, keimigrasian, dan pemasyarakatan. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kapolri dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Partisipasi Lapas Mojokerto dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen untuk terus mendukung integrasi kebijakan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. (*)
