Harmoni di Balik Jeruji, Kepala Lapas Pemuda Madiun Ikut Bermusik Bersama Warga Binaan

Avatar of Lintang
Band warga binaan yang rutin berlatih di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun. (Humas Lapas Pemuda Madiun)
Band warga binaan yang rutin berlatih di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

Madiun, Kabarterdepan.com – Di balik tembok kokoh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun, alunan melodi dan irama musik menjadi denyut kehidupan baru.

Seni musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, melainkan telah menjelma menjadi instrumen pembinaan kepribadian yang efektif bagi para warga binaan.

Kali ini, Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun mengembangkan pembinaan kepribadian warga binaan melalui seni musik dengan mengajak band warga binaan rutin berlatih dan tampil dalam kegiatan internal, Jumat (1/8/2025).

Menariknya, Kepala Lapas Pemuda Madiun Wahyu Susetyo turut hadir dan ikut berlatih bersama para anggota band. Hal ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap proses pembinaan yang bersifat partisipatif dan mendekatkan petugas dengan warga binaan.

“Kami ingin memberi ruang bagi warga binaan untuk menyalurkan bakat dan tetap produktif. Dengan ikut berlatih, saya ingin menunjukkan bahwa kami mendukung penuh proses pembinaan mereka,” ujar Wahyu.

Band binaan ini menjadi wadah bagi para warga binaan untuk mengekspresikan diri secara positif. Salah satu vokalis, warga binaan berinisial C, mengaku bahwa musik telah menjadi penyemangat dalam menjalani masa pidananya.

“Awalnya cuma untuk isi waktu, tapi lama-lama musik jadi tempat pelarian yang positif. Saat bernyanyi, saya merasa bisa bebas sejenak dan lebih lega,” ungkapnya.

Tak sekadar hiburan, band ini juga tampil dalam kegiatan keagamaan dan peringatan hari besar nasional, membawakan lagu-lagu bertema motivasi, perdamaian, dan penguatan mental spiritual. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page