Waspadai Gejala Serangan Jantung, Dr Amel Imbau Masyarakat Sampang Lebih Peduli Kesehatan Sejak Dini

Avatar of Redaksi
IMG 20250802 WA0037
dr. Amelia Ina Sadati, SpJP saat diwawancarai diruangannya. (Fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia bahkan dunia.

Hal ini diungkapkan oleh dr. Amelia Ina Sadiati, SpJP, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dan sebagai dokter pelaksana di Klinik Amin Medical Center dan RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang.

Menurut dr. Amel, sapaan akrabnya, penyakit jantung sering terjadi secara mendadak, dan sayangnya masih banyak masyarakat awam yang belum mengetahui cara penanganan awal ketika seseorang mengalami serangan jantung.

“Gejala awal yang perlu diwaspadai antara lain nyeri dada yang terasa panas, menjalar ke lengan, punggung, mual, muntah, hingga sesak napas. Jika gejala ini terjadi, segera cari pertolongan medis,” ujar dr. Amel saat ditemui di Klinik Amin Medical Center, Sabtu (2/8/2025).

Ia menekankan bahwa penyakit jantung tidak hanya menyerang orang lanjut usia. Bahkan, bayi yang baru lahir pun bisa mengidap kelainan jantung, baik karena faktor bawaan maupun selama masa kehamilan. Oleh karena itu, ibu hamil sangat disarankan rutin memeriksakan kandungan mereka ke dokter spesialis.

“Saya mengimbau ibu hamil untuk rajin cek kondisi janin. Penyakit jantung bawaan bisa diketahui sejak dini melalui pemeriksaan kehamilan yang rutin dan terarah,” tambahnya.

Dr. Amel juga menjelaskan bahwa penyebab utama penyakit jantung lebih banyak dipengaruhi pola hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi junk food, gula berlebihan dalam kopi, serta zat aditif berbahaya dalam makanan pedas. Ia menyebut bahwa kopi dan makanan pedas tidak selalu berbahaya, selama dikonsumsi dengan bijak dan tidak dicampur bahan yang merugikan tubuh.

Untuk itu, masyarakat dari segala usia disarankan untuk mulai memperhatikan gaya hidup sehat, menghindari stres berlebihan, berhenti merokok, rutin berolahraga, dan melakukan pemeriksaan jantung secara berkala, terutama jika memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, diabetes, atau hipertensi.

Kampanye kesadaran kesehatan jantung ini menjadi penting di tengah meningkatnya kasus serangan jantung mendadak yang kerap tidak terdeteksi sejak dini. Dengan edukasi dan pemeriksaan yang tepat, dr. Amel berharap angka kematian akibat penyakit jantung bisa ditekan. (fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page