
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Semangat kemerdekaan mulai terasa di Kota Mojokerto seiring dengan dimulainya persiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Mojokerto siap memasuki babak baru dalam perjalanan mereka, yaitu menjalani pendidikan dan pelatihan intensif di “Desa Bahagia”.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, secara langsung mengantarkan para capaska dalam acara “Tantingan Desa Bahagia” yang digelar di Gelora A. Yani, Kamis (31/7/2025).
Momen ini menjadi penanda dimulainya proses pembentukan karakter dan fisik para calon pengibar bendera yang akan bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan RI nanti.
“Pembinaan ini akan terasa berat karena para capaska harus jauh dari orang tua dan keluarga. Mereka dituntut memiliki kedisiplinan tinggi serta kekuatan fisik dan mental yang prima,” tutur Ning Ita.
Kegiatan pelatihan akan dijalankan dengan jadwal ketat sejak pagi hingga sore hari. Capaska dituntut untuk mandiri, mampu bangun pagi, dan melaksanakan setiap tugas yang dibebankan selama pelatihan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
Ning Ita berharap para capaska dapat menjalani pendidikan dan pelatihan dengan kondisi sehat, semangat, serta kebahagiaan dalam semangat persatuan.
“Semoga semua proses berjalan dengan penuh kemudahan, kelancaran, dan keberhasilan,” harapnya.
Selama masa pelatihan di Desa Bahagia, para capaska akan menjalani kegiatan harian yang berlandaskan nilai-nilai Dharma Mulia Putra Indonesia, sebagai penjabaran dari isi Pancasila.
Turut hadir dalam kegiatan tantingan ini antara lain Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, Komandan Kodim 0815/Mojokerto Letkol Inf. Rully Noriza, Wakapolresta Mojokerto Kompol Suwarno, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, serta kepala sekolah dari para capaska. (*)
