
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Alun-alun Wiraraja Kota Mojokerto pada Selasa (29/7/2025) malam diselimuti nuansa khidmat dan penuh rasa syukur. Ratusan warga dari berbagai penjuru kota tumpah ruah, memadati area pusat kota untuk mengikuti pengajian dan selawat bersama yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Mojokerto. Acara akbar ini digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, sebuah momen sakral yang selalu dinanti umat Muslim.
Malam itu, suasana kebersamaan begitu terasa. Lantunan doa dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW tak henti-hentinya menggetarkan hati para jamaah, membawa mereka hanyut dalam kekhusyukan dan kedamaian. Hadir sebagai penceramah utama adalah Ustadzah Kharisma Yogi Noviana, yang dengan tutur katanya yang menyejukkan, menyampaikan pesan-pesan moral dan keutamaan hijrah.
Semakin menambah semarak, Ustadz Muhammad Hamzah, atau yang akrab disapa Brandal Qori, memimpin selawat dengan suara merdu yang memukau ribuan pasang telinga. Kombinasi ceramah inspiratif dan lantunan selawat yang syahdu ini berhasil menciptakan pengalaman spiritual yang mendalam bagi seluruh hadirin.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Sejumlah pejabat tinggi turut hadir dan larut bersama dalam suasana khidmat ini, termasuk Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Boby Ruswin.
Suasana penuh syukur dan kebersamaan menyelimuti Alun-alun Wiraraja Kota Mojokerto pada Selasa malam (29/7). Ratusan warga dari berbagai penjuru kota dan sekitarnya tumplek blek, mengikuti pengajian dan selawat bersama yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto untuk memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah.
Dengan menghadirkan Ustadzah Kharisma Yogi Noviana sebagai penceramah, serta lantunan selawat dari Ustadz Muhammad Hamzah, atau yang lebih dikenal sebagai Brandal Qori. Alunan doa dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW pun menggetarkan hati, membawa jamaah hanyut dalam suasana khidmat dan damai.
Turut hadir jajaran Forkopimda, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto Boby Ruswin, serta Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, yang ikut larut bersama masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya majelis ilmu dan dzikir tersebut.
“Alhamdulillah, masih dalam suasana bulan Muharram yang penuh berkah ini kita masih diberi nikmat sehat oleh Allah SWT untuk bersama-sama mendengarkan tausiyah dan melantunkan selawat. Semoga Kota Mojokerto senantiasa damai, tenteram, masyarakatnya sehat dan sejahtera, serta menjadi kota yang nyaman dan kondusif bagi siapa saja,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini bukan hanya sarana memperkuat iman, namun juga bagian dari mewujudkan Cita Pertama dalam Panca Cita Kota Mojokerto, yakni peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia melalui penguatan karakter keagamaan.
“Semoga tausiyah malam ini semakin menambah iman dan takwa kita. Apa yang kita lakukan bersama adalah ikhtiar untuk menghadirkan Kota Mojokerto sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” imbuhnya.
Acara semakin khidmat ketika lantunan selawat menggema memenuhi alun-alun. Suara doa dan selawat bersahut-sahutan, menghadirkan keharuan sekaligus rasa kebersamaan yang kental. Masyarakat pun tampak khusyuk menengadahkan tangan, berharap keberkahan dan keselamatan sepanjang tahun. (*)
