
Yogyakarta, kabarterdepan.com – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyebut program Masyarakat Jogja Olah sampah (Mas Jos) dapat turunkan jumlah sampah rumah tangga hingga 60 Ton .
Hasto berencana melakukan evaluasi terhadap setiap wilayah untuk mengetahui ketercapaian program.
Evaluasi tersebut juga telah ia laksanakan setiap bulan. Terlebih, Hasto memiliki target sendiri dalam penurunan sampah.
“Ke depan saya minta target 20 persen (turun) kalau katakanlah sampah 200 ton bisa turun 60 ton,” kata Hasto saat diwawancarai wartawan, Selasa (29/7/2025).
Terdapat tiga indikator keberhasilan program tersebut diantaranya penurunan sampah, pemilahan, dan berjalanya jadwal kalender jenis angkutan sampah.
Hasto menyebut pihaknya melakukan penimbangan tonase sampah di setiap Kemantren. Hasil timbangan tersebut nantinya akan menjadi evaluasi oleh perangkat wilayah setempat.
“Contoh Kelurahan Giwangan sampahnya 5,8 ton, 1 bulan lagi saya evaluasi turun berapa ton. Kalau di Kemantren Pakualaman 6 sekian ton hanya jadi 2,5 ton,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa program yang berkolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hingga konten kreator ini harus dilakukan dari masyarakat.
Keberhasilan dalam pengolahan sampah disebutnya tidak bisa terus berpangku pada pemerintah.
“Peran pemerintah itu hanya 30 persen, tapi 70 persen yang menentukan dari warga,” katanya.
“Ini gerakan bottom-up, biar warga ada bank sampahnya yang bergerak, kemudian tadi ada pilar-pilar nya (elemen terkait). Mereka semua itu bagian dari bentuk kecil pentahelix di lingkungan masing masing,” imbuh Hasto. (Hadid Husaini)
