
Kesamben, Kabarterdepan.com – Teror monyet di Kecamatan Kesamben, Jombang membuat warga Desa Garu dan Desa Jombatan ketar-ketir.
Monyet yang belum diketahui liar atau peliharaan yang lepas ini sudah melukai warga sekitar.
Teror ini sudah berlangsung selama kurang lebih 1 minggu. Monyet yang awal mulanya muncul di Desa Jombatan ini juga sudah memakan korban dan yang baru ini terjadi di Desa Garu. Warga yang masih anak-anak menjadi korban serangan monyet tersebut.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya, menceritakan kronologi bagaimana monyet yang diduga liar tersebut melukai anak tetangganya.
Menurut penuturannya, warga sekitar tidak tahu tanda-tanda jika ada salah seekor monyet yang membuat mereka waspada.
“Sekitar jam 3 atau 4 sore, korban main sepeda di depan rumah dan ditemani neneknya. Sekeliling rumah juga kebun, tidak ada yang tau kalau monyetnya ada di atas pohon alpukat selama beberapa hari dan tidak ada yang tau juga kalau monyetnya berkeliaran daerah situ,” jelasnya saat dihubungi via WhatsApp, Jumat (18/7/2025).
Korban anak-anak yang diserang mengalami luka cakar dan gigitan yang parah di bagian tubuhnya hingga harus dirujuk ke rumah sakit.
“Korban dibawa ke puskesmas Kesamben, terus dari puskesmas dirujuk Ke RS Jombang,” sambungnya.
Petugas Damkar Jombang pun dipanggil untuk menangkap monyet tersebut, Jumat (18/7/2025) malam.
Ia juga menyebutkan bahwa ada 3 ekor monyet yang menyebar di wilayah Desa Garu dan Desa Jombatan.
“Ada 3 ekor, salah satunya disini (Garu) dan nyerang anak tetangga saya,” katanya.
Salah satu warga melaporkan melihat monyet berkeliaran di daerah sekolah SMK, pada malam itu warga dan petugas damkar langsung menyusuri area sekitar hingga memasuki gedung sekolah.
Warga Desa Garu dan Desa Jombatan mengaku sudah melaporkan ini ke pihak terkait seperti RT RW, bahkan kepala Dusun.
Pencarian monyet tersebut dilakukan hingga pagi hari dan nihil. Warga pun melakukan upaya yaitu patroli di sekitar tempat kejadian korban dan menyisir desa yang menjadi tempat monyet berkeliaran.
Ketiga monyet itu belum juga berhasil ditangkap oleh petugas gabungan. Bahkan sampai diadakannya sayembara bagi siapapun yang menemukan monyet tersebut akan mendapatkan hadiah uang tunai dengan syarat membawa bukti video penangkapan monyet tersebut.
Kejadian ini sangat membuat resah para orang tua yang mempunyai anak kecil, mereka takut jika sang monyet menyerang di saat anak-anak berkegiatan di luar rumah seperti sekolah.
Menurut informasi terbaru, warga sudah berhasil menangkap salah satu monyet yang berkeliaran dengan cara ditembak. Hewan tersebut ditangkap di Desa Jombatan sekitar pukul 17.00 WIB. (Izhah)
