
Sampang, kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) menargetkan seluruh pasar tradisional di wilayahnya naik kelas menjadi pasar modern.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Diskopindag Sampang, Choiri, dalam wawancara pada Senin lalu (14/7/2025)
Menurut Choiri, transformasi ini akan mencakup beberapa aspek utama, seperti sistem pembayaran digital menggunakan QRIS, peningkatan kebersihan, hingga penataan ulang ruang pasar agar lebih rapi dan nyaman.
“Pasar-pasar di Sampang akan kami dorong menjadi next level. Pembayaran akan terintegrasi dengan QRIS dan dari segi kebersihan maupun kerapian akan kami tata, seperti halnya pasar modern,” ujarnya optimis.
Salah satu pasar yang dijadikan percontohan adalah Pasar Rong Tengah, yang dinilai sudah memenuhi sebagian besar standar pasar nasional (SNI). Di pasar tersebut, transaksi secara digital menggunakan QRIS sudah menjadi kebiasaan sebagian besar pedagang.
Tak hanya itu, fasilitas seperti troli belanja juga telah tersedia, membuat pengalaman belanja menjadi lebih nyaman.
“Kalau di Pasar Rong Tengah, sudah bisa dibilang mendekati SNI. Pembayarannya rata-rata sudah QRIS, bahkan disediakan troli untuk pengunjung seperti di swalayan,” tambah Choiri.
Ke depan, ia menargetkan semua pasar di Sampang mengadopsi standar yang sama agar mampu menghilangkan stigma negatif terhadap pasar tradisional yang kerap dianggap kumuh dan tidak tertata.
“Kami ingin masyarakat punya pengalaman berbeda saat belanja di pasar. Tidak lagi kotor dan semrawut, tapi bersih, tertata, dan nyaman. Harapannya selama masa kepemimpinan saya di Diskopindag, akan ada perubahan nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” Tutup Kepala Dinas Diskopindag Sampang (fais)
