
Pekanbaru, Kabarterdepan.com – Ir. Ulul Azmi, ST., M.Si., CST., IPM., ASEAN Eng. menapaki perjalanan hidup dari kampung halaman di Tanjung Air, Kecamatan Rao Selatan, Pasaman, Sumatera Barat, hingga menjadi salah satu tokoh muda terkemuka di dunia keinsinyuran nasional.
Lahir pada 24 September 1994 di Tanjung Air sebagai anak kedua dari lima bersaudara dalam keluarga sederhana, Ulul dibesarkan oleh H. Syafrul dan Hj. Desroyeni yang sejak dini menanamkan disiplin dan ketegasan dalam setiap didikan mereka. Persaingan hidup di keluarga besar mematangkan sikap tanggung jawab dan solidaritas, mengajarkan Ulul nilai gotong-royong serta tekad pantang menyerah.
Setelah lulus MAN pada 2012, Ulul memilih hidup mandiri di Kota Padang untuk menempa diri bekerja sebagai loper koran sejak subuh, menjadi teknisi instalasi Wi-Fi Indihome Speedy Instan, sekaligus aktif menulis sebagai wartawan di media online lokal.

Dalam suka duka menjalani berbagai profesi menantang tubuh di udara pagi sebagai loper koran, mengurai kabel dan menyelesaikan keluhan pelanggan sebagai teknisi Wi-Fi, berjaga malam mengantar penumpang sebagai sopir travel rute Padang–Rao, hingga mengarungi kemacetan kota sebagai driver ojek online. Ulul kerap menghadapi lelah dan tantangan lain. Namun, semangat untuk membiayai kuliah dan membangun masa depan selalu memacu tekadnya.
“Setiap butir keringat adalah investasi untuk impian,” ucapnya, Minggu (13/7/2025).
Di bangku perkuliahan (2013–2017), Ulul menyelesaikan S1 Teknik Industri dalam 3 tahun 8 bulan, prestasi yang mencerminkan fokus dan kerja kerasnya. Ia memimpin organisasi mahasiswa sebagai Ketua DPM FTI, aktif sebagai Asisten Dosen di beberapa laboratorium (Fisika Dasar, Proses Produksi, Sistem Produksi), dan menjajal profesi sopir travel pada malam hingga akhir pekan.
Karier profesionalnya dimulai pada 2017 di perusahaan swasta, sambil tetap menjadi driver ojek online di waktu luang. Pada 2018, ia diangkat sebagai Koordinator HSE di perusahaan BUMN dan kemudian Team Ahli K3 di perusahaan energi internasional.
Pada 2020, Ulul mendirikan PT Sepakat Jaya Pertama sebagai Direktur Utama. Sejak itu, Group Sepakat Safety berkembang pesat dengan sejumlah anak perusahaan, di mana ia kini juga berperan sebagai Komisaris.
Pada 2022, Ulul menyelesaikan Program Profesi Insinyur di Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Sulawesi Selatan, sekaligus memperoleh Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI). Pada 2024, ia mendapatkan pengakuan profesional ASEAN Engineer (ASEAN Eng) melalui ASEAN Chartered Professional Engineer Register menandakan bahwa kompetensi teknis dan etika profesionalnya diakui lintas-negara di kawasan ASEAN.

Di tengah kesibukan itu, ia menamatkan M.Si. Magister Ilmu Administrasi Bisnis di Universitas Islam Riau, resmi diluluskan pada 12 Juli 2025 meski harus menelaah literatur hingga larut malam, menulis tesis di sela rapat, dan mengatur waktu dengan disiplin.
“Manajemen waktu adalah kunci. Tetapkan prioritas, buat to-do list harian, dan alokasikan juga waktu untuk keluarga,” pesannya.
Pada Juni 2021, ia menikah dengan apt. Novia Andri Yani, S.Farm., yang menjadi pilar dukungan emosional dan profesionalnya. Di 2023, mereka dikaruniai putri, Ameena Fidelya Naymi. Tahun yang sama, Ulul juga mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Lemhannas RI, memperkaya wawasan strategisnya.
Aktif di PII, pada usia 30 tahun ia terpilih sebagai Ketua PII Wilayah Riau Periode 2024–2027 menjadikannya pemimpin termuda wilayah itu dan membawa PII Riau menjadi salah satu wilayah terdepan di tanah air. Sebelumnya, pada 2021–2024, ia menjabat Ketua Forum Insinyur Muda (FIM) PII Wilayah Riau pertama.
Kini, Ulul Azmi dikenal nasional sebagai praktisi K3 dan keinsinyuran, pengusaha muda, dosen praktisi, serta pengisi diskusi ilmiah. Sikapnya yang terbuka, lugas, dan cerdas memudahkannya membangun jaringan luas di kalangan birokrat, pengusaha, pelaku industri, dan akademisi.
Ulul memiliki prinsip bahwa masa sulit adalah 50% bagian dari kehidupan karena hidup ini adalah keseimbangan kita juga memiliki 50% masa bahagia. Mau menghabiskannya di masa sulit atau bahagia dulu, pilihan ada di tangan kita.
Bagi Ulul, hidup yang terlalu santai akan membuat masa depan suram. Ia juga mengingatkan generasi muda hindari candu game online dan judi online, gunakan teknologi dengan bijak, kelola waktu dengan disiplin, dan jadikan setiap tantangan sebagai batu loncatan menuju keberhasilan.

Dengan motivasi untuk selalu belajar, berinovasi, dan berbagi, Ulul memegang teguh semangat.
“Keberhasilan adalah buah dari tekad yang tak pernah padam, semangat yang terus berkobar, dan kepedulian untuk memajukan sesama,” pesannya.
Dari masa muda yang ditempa hidup mandiri di berbagai profesi hingga perannya sebagai leader dan komisaris, perjalanan hidupnya menginspirasi generasi muda untuk berani bermimpi, bekerja keras, dan memberikan dampak positif bagi bangsa. (Adv/FajarPR)
