
Gunungkidul, Kabarterdepan.com – Program budidaya bawang diberikan kepada Kalurahan Karangasem, Ponjong, Gunungkidul melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan.
Total bantuan yang diberikan mencapai Rp403 juta untuk mengembangkan budidaya bawang merah di lahan 4 ribu meter persegi di tanah milik kalurahan atau palungguh.
Selain itu, program ini merupakan bagian dari optimalisasi pemanfaatan tanah kas desa yang dikoordinasikan oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) DIY.
“Pada tahap awal ini, kami bekerjasama dengan pihak ketiga profesional yang direkomendasikan Paniradya Keistimewaan DIY, untuk mengantisipasi risiko kegagalan,” ujar Parimin.
Total ada 4 kelompok tani yang akan melakukan pengelolaan atas tanah seluas 4000 meter persegi tersebut.
Adapun rincian pembagiannya terbagi menjadi 20 persen untuk pemilik lahan, 20 persen ke Pendapatan Asli Desa (PADes).
“Untuk 60 persen kita berikan bagi para petani pelaksana yang membantu menggarap lahan ini,” paparnya.
Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, menyampaikan dorongan selalu diberikan oleh Pemda DIY, terutama dalam peningkatan kesejahteraan para petani lokal.
Dengan nilai ekonomi yang tinggi, disebutnya bawang merah memiliki potensi yang bisa dikembangkan.
“Program ini bukan sekadar penanaman, tetapi bagian dari strategi pembangunan berbasis keistimewaan yang mengedepankan nilai-nilai lokal dan budaya agraris,” kata Joko.
Ia menambahkan, keberhasilan budidaya ini membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, petani, akademisi, hingga pelaku usaha.
Joko berharap program tersebut dapat benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. (Hadid Husaini)
