
Mandailing Natal, kabarterdepan.com- Sebanyak 404 desa di Mandailing Natal (Madina) telah membentuk Koperasi Merah Putih (KMP).
Kepala Dinas Koperasi Madina Mukhtar Afandi mengatakan, Timeline yang ditetapkan Satgas Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih/Koperasi Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) dapat dipenuhi.
“Kita dapat menyelesaikan pelaksanaan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di 404 desa/kelurahan pd tgl 31 Juni 2025,” ungkap Afandi, Jumat (11/07/2025).
“Selanjutnya kita dapat menyelesaikan penerbitan Akta Notaris dan SK Badan Hukum/AHU pada 20 Juni 2025, lebih cepat dari batas waktu yang ditetapkan Satgas Nasional tanggal 30 Juni 2025,” jelas Afandi.
Kadis Koperasi Madina Ini juga mengutarakan, ada satu prestasi yang membanggakan yang dari pembentukkan Koperasi di Madina, dengan ditunjuknya salah satu koperasi Desa sebagai Mockup atau percontohan tingkat Nasional.
“Kemudian yang membanggakan salah satu KDMP dari Kabupaten Madina yaitu Koperasi Desa Merah Putih Desa Sibanggor Jae ditetapkan menjadi mockup/percontohan nasional,” terang Afandi.
Lanjut Afandi, Dari 80.000 KDMP/KKMP Satgas Nasional telah menetapkan 103 KDMP/KKMP menjadi mockup/percontohan nasional.
“Dari 6.110 KDMP/KKMP Prov. Sumatera Utara hanya dua yg memenuhi kriteria, satunya lagi Koperasi Kelurahan Merah Putih Sukamaju Kota Binjai,” ujarnya.
Masih kata Afandi, Program KDMP/KKMP memang kental dengan pendekatan top down karena intervensi pemerintah dalam mendorong tumbuh kembangnya KDMP/KKMP tinggi. Namun pemerintah tetap memdorong pendekatan bottom up, yaitu KDMP/KKMP mulai menjalankan usahanya sendiri dgn modal simpanan pokok, simpanan wajib dan sumber modal lainnya.
Salah satu kriteria ini yang dapat dipenuhi oleh KDMP Sibanggor Jae adalah mampu membuka 6 gerai usaha wajib/mandatory yang ditetapkan Satgas Nasional, walaupun masih skala kecil dan membutuhkan dukungan modal investasi dari pemerintah.
KDMP Sibanggor Jae beberapa hari ini sudah mulai berbenah untuk memenuhi standar yang dtetapkan Satgas Nasional. Sejumlah pihak dari BUMN turut melakukan pendampingan dalam mendukung kesiapan KDMP Sibanggor Jae.
Sampai hari ini beberapa BUMN yg telah turun adalah PT. Pos Indonesia, PT. Pertamina/Elpiji , PT. Bank Mandiri, PT. Bulog, PT. Kimia Farma, dan PT. Pupuk Indonesia.
“Tentunya kita perlu sambut baik dan manfaatkan dengan baik kesempatan ini,” Pungkasnya. (Suhartono)
