Kisah Suzi Seba di Mojokerto, Berharap Bertemu Ibu Kandung Setelah 50 Tahun Berpisah

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250711 112435
Potret kedua orang tua Suzi, Venner Mully Seba dan Nur. (Redaksi/kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, kabarterdepan.com – Usia tidak menghalangi langkah Suzi Seba untuk mencari kembali jejak ibu kandungnya. Di usia hampir 52 tahun, ia masih menyimpan harapan untuk mengetahui lebih jauh tentang sang ibu yang meninggalkannya sejak kecil.

Suzi bercerita bahwa kedua orang tuanya bertemu di Makassar, Sulawesi Selatan. Sang ibu bernama Nur, berasal dari Gorontalo, sementara ayahnya, Venner Mully Seba, berasal dari Makassar.

Karena orang tua ibunya telah meninggal dunia, Nur tinggal bersama tantenya yang bersuamikan anggota polisi asal Bali. Mereka tinggal di Makassar, tempat awal kedua orang tua Suzi saling mengenal sebelum akhirnya menikah.

Setelah menikah, keduanya pindah dan bekerja di Jakarta Timur. Mereka tinggal di Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung. Dari pernikahan itu lahirlah dua anak perempuan, yaitu Emmy sebagai anak pertama dan Suzi sebagai anak kedua.

Suzi mengaku bahwa saat ia lahir sempat diberi nama Erna Sofia. Namun kemudian diganti menjadi Suzi. Ia tidak mengetahui alasan di balik penggantian nama tersebut.

“Saya sendiri tidak tahu, kenapa nama saya diganti dari Erna Sofia menjadi Suzi,” ujar Suzi, Jumat (11/07/2025).

Saat Suzi baru berusia sekitar satu tahun, terjadi pertengkaran antara ayah dan ibunya. Sejak saat itu, sang ibu meninggalkan rumah dan tidak pernah kembali.

“Saya tidak pernah melihat wajah ibu saya sejak umur satu tahun. Saya tidak ingat apa pun, hanya cerita dari orang sekitar,” tuturnya.

Ayah Suzi, Venner Mully Seba, mengaku lupa nama lengkap mantan istrinya. Ia hanya ingat bahwa sang ibu bernama Nur, tanpa mengetahui kepanjangannya.

Setelah perpisahan, Venner pindah kerja ke Mojokerto dan membangun kehidupan baru dengan istri barunya. Suzi dan kakaknya ikut tinggal bersama sang ayah.

IMG 20250711 WA0013
potret Venner Seba, bersama kedua anaknya Emmy dan Suzi setelah berpisah dengan Istrinya.

Suzi mengungkapkan bahwa selama ini ia menahan diri untuk tidak mencari ibu kandungnya secara terbuka karena menghormati perasaan sang ayah yang dinilai masih menyimpan luka atas perpisahan di masa lalu.

Setelah ayahnya, Venner Mully Seba, meninggal dunia pada Januari 2024, Suzi merasa waktunya telah tiba untuk melanjutkan pencarian ibu kandungnya yang selama ini ia pendam dalam diam.

“Kalau ada yang mengenal ibu saya atau tahu apa pun tentangnya, tolong beri kabar. Saya hanya ingin tahu wajah dan kisah beliau,” ujarnya penuh harap.

Bagi siapa pun yang memiliki informasi mengenai ibu kandung Suzi, dapat menghubungi nomor WhatsApp +62 881-4392-997.(ceci)

Responsive Images

You cannot copy content of this page