Viral Dugaan Tempat Gay, Satpol PP Mojokerto Sidak Lokasi Bor-Boran Kedungsari

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 07 11 at 09.33.18 e9f305b2
Petugas gabungan saat meninjau lokasi bor-boran. (Hasan / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Sebuah lokasi bor-boran di Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial lantaran diduga digunakan untuk aktivitas menyimpang.

Merespons hal itu, jajaran Satpol PP, Dishub dan DLH Kota Mojokerto bergerak cepat dengan melakukan inspeksi langsung ke lokasi, Rabu (9/7/2025) malam.

Dalam video yang beredar sebelumnya, tampak sejumlah benda mencurigakan seperti alat kontrasepsi dan pelumas organ intim pria ditemukan di area semak-semak gelap, yang lokasinya dikenal sebagai bekas pengeboran yodium.

Meski sudah lama tak difungsikan, tempat itu masih mengeluarkan air panas dan sering dijadikan tempat mandi warga.

Plt. Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Abdur Rachman Tuwo menegaskan bahwa pihaknya langsung bertindak begitu informasi ini ramai di media sosial.

“Menyikapi pemberitaan terkait adanya kabar bahwa tempat ini digunakan oleh kaum gay, kita langsung melakukan pengecekan di lapangan,” katanya saat dikonfirmasi.

Abdur Rachman menjelaskan bahwa pihaknya melihat potensi lokasi ini disalahgunakan lantaran letaknya yang cukup tersembunyi dan minim pencahayaan, meskipun pada dasarnya tempat ini kerap dimanfaatkan oleh warga untuk mandi air hangat.

“Teman-teman Satpol PP akan keliling dan rutin mengawasi tempat ini. Jika ditemukan aktivitas yang melanggar norma dan aturan, tentu akan kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Dalam sidak tersebut, petugas menemukan sejumlah sisa sabun dan deterjen. Namun, tidak ada bukti kuat yang mengarah pada praktik asusila sebagaimana yang disebutkan dalam unggahan viral.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Sumali, turut memberikan keterangan. Ia mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di tempat tersebut. Menurutnya, warga setempat hanya menggunakan lokasi itu untuk mandi.

“Ini bekas pengeboran yodium zaman dulu. Jadi airnya hangat, banyak warga yang mandi di sini,” jelasnya.

Namun, Sumali menampik adanya tempat yang diduga menjadi asusila sesama jenis.

“Saya kira tidak ada lah informasi seperti itu, dan dipastikan bukan pelumas itu,” tandas Sumali. (Hasan)

Responsive Images

You cannot copy content of this page