Kota Mojokerto Raih 2 Penghargaan Bergengsi dari BNN RI, Bukti Komitmen Berantas Narkoba

Avatar of Lintang
WhatsApp Image 2025 07 08 at 12.07.30 PM
Kota Mojokerto meraih dua penghargaan sekaligus dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI). (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com — Kota Mojokerto kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI).

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasi dan integritas Pemerintah Kota Mojokerto dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Pencapaian membanggakan ini masing-masing diraih oleh IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat) Kelurahan Gununggedangan berhasil dinobatkan sebagai IBM Berkelanjutan Terbaik se-Indonesia, sedangkan SMP Negeri 4 Mojokerto meraih penghargaan dalam kategori Pemberdayaan Masyarakat.

Kedua penghargaan ini menegaskan komitmen kuat Kota Mojokerto dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, mulai dari tingkat masyarakat hingga institusi pendidikan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol. Marthinus Hukom, pada puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 yang digelar pada 26 Juni di Jakarta.

WhatsApp Image 2025 07 08 at 12.07.29 PM

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Kelurahan Gununggedangan dan SMPN 4.

Menurutnya, raihan ini menjadi cerminan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam membangun ketahanan terhadap bahaya narkoba.

“Prestasi ini adalah buah dari kerja keras dan sinergi berbagai elemen masyarakat yang terus berkomitmen mewujudkan Kota Mojokerto Bersinar, Bersih Narkoba,” ungkap Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Komitmen kuat Ning Ita dalam memerangi narkoba juga diwujudkan melalui langkah nyata dengan turun langsung ke lapangan memberikan sosialisasi dan penguatan P4GN kepada masyarakat, serta memperluas edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Tak hanya itu, Pemkot bersama BNN juga secara berkala melakukan tes urine bagi pegawai di lingkungan Pemkot Mojokerto, serta membentuk 9 Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) sepanjang 2021 hingga 2025 sebagai bagian dari upaya pencegahan berbasis lingkungan.

“Penyuluhan P4GN harus terus digencarkan, agar masyarakat sadar bahwa narkoba bukan hanya godaan sesaat, tetapi juga ancaman laten yang perlahan menghancurkan masa depan,” tegasnya.

Dengan penghargaan ini, Kota Mojokerto semakin mengukuhkan diri sebagai kota yang serius dan konsisten dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page