
Madiun, Kabarterdepan.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mendapat kunjungan istimewa dari Kepala Subdirektorat Kerjasama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Rika Aprianti, Jumat (4/7/2025).
Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi di bidang kehumasan serta meningkatkan kualitas kegiatan kerja bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan diawali dengan sesi penguatan kehumasan yang berlangsung di ruang Kepala Lapas, diikuti oleh jajaran struktural dan staf Lapas Pemuda Madiun.
Dalam arahannya, Rika Aprianti menekankan pentingnya peran humas sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Kehumasan tidak sekadar dokumentasi kegiatan, tetapi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui penyampaian informasi yang akurat, cepat, dan menyentuh sisi kemanusiaan. Branding positif pemasyarakatan harus terus diupayakan untuk membentuk citra yang terbuka dan progresif,” jelas Rika.
Ia juga mendorong adanya kolaborasi lintas bidang dalam mengelola informasi serta mendistribusikan capaian dan inovasi, khususnya yang telah dilakukan Lapas Pemuda Madiun, agar bisa dikenal luas oleh masyarakat.
Setelah sesi diskusi, Rika meninjau sejumlah fasilitas pembinaan kemandirian, seperti Balai Latihan Kerja (BLK) dan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Di sana, ia menyaksikan langsung berbagai kegiatan produktif warga binaan, mulai dari pertanian, budidaya ikan, hingga keterampilan kreatif seperti pembuatan vas bunga dari kardus bekas rokok.
Rika juga menyoroti pentingnya memberi nilai tambah pada hasil karya WBP, termasuk aspek branding dan pemasaran yang dinilai krusial dalam membuka peluang ekonomi dan memperkuat citra positif pemasyarakatan.
“Produk karya WBP harus dilihat sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi. Dengan strategi promosi yang tepat, kepercayaan publik akan tumbuh, membuka ruang apresiasi, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga binaan dan lembaga pemasyarakatan,” ujarnya.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan arahan dari Ditjenpas. Ia menilai kunjungan ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus berinovasi dalam pembinaan dan memperkuat peran humas sebagai agen perubahan.
“Kami siap melanjutkan berbagai inisiatif pembinaan, memperluas pemasaran produk hasil karya WBP, dan terus mendorong peran kehumasan agar pemasyarakatan semakin dikenal sebagai institusi yang bertransformasi positif,” tutur Wahyu.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kolaborasi yang inspiratif di antara jajaran pemasyarakatan. (*)
