Wali Kota Mojokerto Apresiasi Lurah Sentanan dan Umumkan Rencana Lomba Lingkungan Sehat

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 07 03 at 16.39.49 db5b81a9
Wali Kota Mojokerto dalam kegiatan semagat kolaborasi perilaku hidup bersih dan sehat di Kelurahan Sentanan. (Astrid / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Kelurahan Sentanan mengadakan kegiatan Semangat Kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang diselenggarakan di aula Kelurahan Sentanan, Kamis (03/07/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Plt. Camat Kranggan Febriananda Tejo Pratiwi, Lurah Sentanan Fauzan Hadiyan Ichsan dan para jajaran stakeholder.

Fauzan mengatakan tujuan kegiatan tersebut diadakan guna menjaga berbagai masalah kesehatan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat serta meningkatkan produktifitas di Kelurahan Sentanan.

Sapaan akrab Ning Ita mengapresiasi Lurah Sentanan karena telah mengambil tema Semangat Kolaborasi guna menciptakan lingkungan yang sehat.

“Saya mengapresiasi Pak Lurah mengambil tema Semangat Kolaborasi, karena saya sudah gencar turun ke Kelurahan semangatnya adalah mengajak masyarakat untuk memiliki tingkat kepedulian dalam rangka membangun Kota Mojokerto dari lingkungannya masing-masing khususnya terkait dari menjaga pola hidup bersih dan sehat,” ucapnya.

Ning Ita mengatakan bahwa di Kota Mojokerto ada 1619 kader motivator, akan tetapi kader motivator yang merupakan unsur masyarakat yang berpartisipasi dalam proses pembangunan di Kota Mojokerto ternyata tingkat efektivitasnya sekarang menurun sangat drastis

“3 Bulan terakhir ini hampir diseluruh Kelurahan angka bebas jentiknya menurun drastis di angka 70% padahal yang namanya program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) ini progam Nasional yang sudah ada bertahun-tahun yang lalu,” pungkasnya.

PSN bersifat mengajak memberantas nyamuk melalui kader motivator, Ning Ita juga menjelaskan bahwa jika sudah menerapkan program PSN angka bebas jentik harusnya minimal 95%, hal ini merata di seluruh kelurahan yang ada di Kota Mojokerto.

Selain itu, Ning Ita juga mengumumkan rencana penyelenggaraan lomba lingkungan bersih dan sehat, lomba ini akan dilakukan dalam kurun waktu setahun 3 kali, di mana penilaiannya dilakukan secara mesterius dengan juri yang tidak diketahui siapa jurinya, skemanya akan dilakukan dalam bentuk foto dan vidio menggunakan GPS sehingga akurat penilaiannya.

Lomba tersebut diadakan guna memotivasi masyarakat untuk menjaga lingkungan agar bersih dan sehat karena angka bebas jentik di Kota Mojokerto terus meningkat. (Astrid)

Responsive Images

You cannot copy content of this page