Pencarian Pemuda Sidoarjo yang Tenggelam di Sungai Brantas Rolak Songo Mojokerto Dilanjutkan

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 07 03 at 13.01.04 c04fbe57
Tim melakukan penyisiran ke aliran sungai brantas. (Hasan / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Tim gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Sieyusafa Romadhona (20), pemuda asal Desa Karangnongko, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Brantas wilayah Kabupaten Mojokerto. Proses pencarian dilakukan Kamis (3/7/2025) pagi.

Operasi ini melibatkan unsur dari BASARNAS Surabaya, BPBD Kabupaten Mojokerto, serta puluhan relawan. Mereka mulai bergerak sejak pukul 08.00 WIB, dengan menyisir aliran sungai sesuai perkiraan arah arus.

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Yoi Afrida, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara terkoordinasi dengan membagi tim menjadi beberapa sektor.

“Tim kita bagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit) yang dibagi tim gabungan relawan,” jelas Yoi di sela-sela pemantauan.

Penyisiran dilakukan dalam tiga sektor utama. SRU pertama ditugaskan menyusuri jalur dari lokasi kejadian hingga Jembatan Turi. Sementara SRU kedua melanjutkan penyisiran dari Jembatan Turi sampai ke Jembatan Keboderu, Kecamatan Pungging. Sebuah tim tambahan juga disiagakan di titik pantau untuk langkah cepat jika korban ditemukan.

“Ada tim juga yang standby di cek point,” tambahnya.

Menurut Yoi, seluruh tim sudah disiapkan untuk bergerak cepat begitu ada tanda-tanda keberadaan korban. Komunikasi akan langsung dilakukan dari lapangan menuju posko utama pencarian.

“Apabila siang nanti ditemukan, ada tim yang akan memberikan komunikasi di lapangan,” ujarnya.

Yoi menuturkan bahwa kondisi debit air sungai yang mulai surut menjadi harapan besar dalam mempercepat proses pencarian. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada batasan waktu dalam operasi ini, namun tim berharap hasil bisa segera tercapai.

“Kondisi air surut mudah-mudahan segera bisa ditemukan. Kita nggak ada target, kalau bisa hari ini bisa ketemu dan secepatnya,” pungkasnya.

Hingga siang ini, tim masih melakukan penyisiran secara menyeluruh di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus. (Hasan)

Responsive Images

You cannot copy content of this page