
Sampang, kabarterdepan.com – Program parkir berlangganan di Sampang terus berkembang, namun masih menghadapi sejumlah tantangan terkait perlengkapan untuk petugas juru parkir (jukir).
Dalam dua minggu terakhir, wartawan kabarterdepan.com melakukan penyelidikan terkait pengadaan barang yang tercatat di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sampang, yang mencakup rompi, topi, dan ID card untuk para jukir berlangganan.
Saat melakukan pengecekan di lapangan, hampir seluruh jukir yang berada di titik parkir berlangganan tidak mengenakan perlengkapan yang sesuai dengan spesifikasi pengadaan, yakni rompi, topi, dan ID card.
Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan mengenai pelaksanaan pengadaan barang yang sudah tercatat.
Untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut, kabarterdepan.com melakukan wawancara dengan Hery Budiyanto, penanggung jawab program parkir berlangganan di Sampang, Rabu (2/7/2025).
Hery mengonfirmasi bahwa sebenarnya semua bahan yang diperlukan, termasuk rompi, topi, dan ID card, telah disediakan sesuai pengadaan.
Namun, ia juga mengungkapkan bahwa dalam satu bulan terakhir ada beberapa perbaikan terkait masukan dari DPRD yang membuat distribusi perlengkapan tertunda.
“Saat ini, kami sedang menyiapkan bahan baru untuk petugas parkir, dan kami berharap agar permasalahan ini segera teratasi,” kata Hery.
Hery juga menjelaskan bahwa proses pembuatan ID card mengalami kendala. Ketika jukir dan koordinator jukir dipanggil untuk foto, banyak yang tidak hadir.
Dari sekitar 120 jukir yang ada, hanya 50 yang sudah melakukan sesi foto. Meskipun demikian, Hery tetap optimis bahwa masalah ini akan diselesaikan segera.
Terkait dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dipatok oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang sebesar Rp4,5 miliar, Hery menyatakan keyakinannya untuk mencapai angka tersebut.
Dengan adanya program parkir berlangganan, tempat parkir khusus, dan tepi parkir jalan umum, ia merasa optimis bahwa target tersebut dapat tercapai.
Kehadiran parkir berlangganan di Sampang diharapkan mampu mengatur dan memperbaiki sistem parkir yang lebih terstruktur, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan PAD di daerah ini. (Fais)
