
Kota Batu, Kabar terdepan.com-
Ambisi kontingen Kabupaten Jember untuk menambah pundi medali dari cabang sepak bola putri belum terwujud.
Pada pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Kabupaten Lamongan di stadion Brantas Kota Batu, Sabtu (28/6/2025) siang, anak asuh Ucok Buadi ini kalah 1-2 dari tim putri Kabupaten Lamongan. Dengan kegagalan tersebut medali perunggu menjadi milik Kabupaten Lamongan.
Jalannya pertandingan sebenarnya cukup berimbang. Kedua tim silih berganti jual beli serangan. Menit 27 Kabupaten Lamongan sempat memimpin lewat serangan balik yang cukup apik. Tembakan keras dilepaskan pemain depan lamongan dari area kotak 16 meter gagal dibendung kiper dari Kabupaten Jember. Lamongan unggul sementara.
Keunggulan Kabupaten Lamongan tak bertahan lama, 12 menit kemudian tepat menit 39 tim putri kab Jember mampu menyamakan kedudukan 1-1.
Di babak kedua wasit asal Kota Malang menunjuk titik penalti untuk putri Kabupaten Jember. Sang eksekutor penalti dari Kabupaten Lamongan mampu menjalankan tugasnya dengan baik menjadi skor kembali unggul 2-1 untuk kabupaten Lamongan hingga babak kedua berakhir.
Pelatih Ucok Buadi mengaku tidak puas atas kepemimpinan wasit asal kota Malang.
“Banyak keputusan wasit lebih memihak ke Kabupaten Lamongan. Seperti hadiah penalti untuk lamongan, itu adalah diving yang seharusnya wasit memberikan kartu kuning. Tapi yang terjadi wasit menganggap pelanggaran,” ungkap Ucok kecewa.
Sementara hasil pertandingan babak final perebutan medali emas kota Batu dipastikan merebut medali emas usai mempecundangi Kota Malang dengan skor 2-1. Usai pertandingan dilanjutkan penyerahan medali emas untuk kota Batu ,Medali Perak Kota Malang .dan perunggu Kabupaten Lamongan. Lana)
