Jodoh 3 Bujang, Maizura Dihadapkan Konflik Keluarga soal Tradisi Uang Panai

Avatar of Lintang
STILL PHOTO J3B 5
Still photo Jourdy Pranata dan Maizura dalam film Jodoh 3 Bujang. (Starvision for Kabar Terdepan)

Hiburan, Kabarterdepan.com – Jodoh 3 Bujang, film komedi romantis garapan rumah produksi Starvision yang diangkat dari kisah nyata yang viral dan pernah jadi dokumenter pendek tentang kisah tiga bujang bersaudara dalam melaksanakan nikah kembar kini telah tayang di layar lebar Indonesia.

Di film ini, dilema tak hanya dihadapi oleh Jourdy Pranata sebagai Fadly. Namun, dinamika dan konflik juga dihadapi oleh karakter lain, seperti Nisa yang diperankan oleh Maizura. Ia, dipaksa harus mengikuti keputusan orang tuanya, saat ada yang datang untuk melamarnya dengan membawa uang panai 500 juta rupiah, sementara Fadly, hanya 50 juta rupiah.

Nisa telah menjalin hubungan pacaran dengan Fadly selama 3 tahun. Namun, karena keduanya berangkat dari latar keluarga yang berbeda status sosial, membuat kisah romansa mereka harus kandas.

“Nisa sebenarnya bukan karakter antagonis. Ia juga menjadi korban pasif dari sistem yang begitu menekan. Karakternya kompleks, dia dituntut untuk terlihat biasa-biasa saja tapi di dalamnya menyimpan luka dan konflik batin. Dan karakter Nisa ini nyata sekali, seperti banyak perempuan di dunia nyata yang tidak bisa memilih jodoh pilihannya sendiri,” ujar Maizura.

STILL PHOTO J3B 16

Sementara, Jourdy, yang memerankan Fadly, dihadapkan pada tanggung jawab keluarga. Sebagai anak pertama, ia dituntut untuk bisa memenuhi ekspektasi orangtua dan menjadi pelindung bagi kedua adik laki-lakinya.

“Di film ini, akan diperlihatkan bagaimana seorang laki-laki mengalami perubahan yang sangat berarti pada usia tertentu. Secara pribadi, aku sangat tertantang dengan premis film ini, bagaimana tiga saudara mau menikah bersamaan tapi satu saudaranya tiba-tiba jodohnya ditikung. Aku belum pernah lamaran ataupun menikah, jadi itu tantangan juga. Mungkin Jourdy dan Fadly punya kemiripan, sama-sama dalam fase mencari jodoh. Dan film ini jadi lebih menarik bagiku, karena belajar budaya seperti adanya uang panai yang seakan menjadi standar tertentu, yang menurutku jauh dari logikaku. Jadi aku banyak diskusi untuk memahami kultur Bugis-Makassar di film ini,” terang Jourdy Pranata.

Aisha Nurra Datau, yang memerankan Rifa, teman dekat Fadly semasa kuliah dan akhirnya harus berpisah lama dengannya karena melanjutkan pendidikan di Jogja, berada pada situasi yang berbeda dengan Maizura sebagai Nisa.

Rifa, dengan statusnya sebagai anak perempuan tunggal Bugis yang sudah lulus S2 dan pernah umrah, justru ‘takut’ jika uang panainya terlalu tinggi dan memberatkan calon jodohnya. Meski karakter yang diperankan sangat bertolak belakang dengannya, Nurra mencoba memahami Rifa dan berempati dengannya.

“Selain dari bahasa dan budaya yang harus dipelajari, karakter Rifa itu sebenarnya sangat berbeda denganku. Jadi aku harus menyelami lebih dalam dan banyak berdiskusi dengan sutradara. Menurut aku film Jodoh 3 Bujang ini selain bawa tradisi tapi ini adalah sebuah film yang mengartikulasikan a fresh pack of idea of womans thinking yang ada di daerah. Baik Rifa maupun Nisa, keduanya menghadapi konflik batin mereka,” kata Aisha Nurra Datau.

Film “Jodoh 3 Bujang” tayang di bioskop mulai 26 Juni 2025! Ikuti informasi terbaru melalui akun Instagram resmi @jodohtigabujang dan @starvisionplus, juga TikTok @StarvisionOfficial.

Sinopsis Film Jodoh 3 Bujang

Tiga bujang bersaudara, Fadly, Kifly, dan Ahmad diminta orang tuanya untuk nikah kembar karena keterbatasan biaya dalam memenuhi tradisi.

Namun, calon Fadly tiba-tiba dijodohkan orang tuanya dengan pria yang lebih mapan. Fadly harus menemukan jodoh penggantinya di waktu singkat yang tersisa, atau pernikahan kembar mereka terancam batal!

Pemain Film Jodoh 3 Bujang

  • Jourdy Pranata sebagai Fadly
  • Aisha Nurra Datau sebagai Rifa
  • Maizura sebagai Nisa
  • Christoffer Nelwan sebagai Kifly
  • Barbie Arzetta sebagai Karin
  • Rey Bong sebagai Ahmad
  • Elsa Japasal sebagai Asha
  • Arswendy Bening Swara sebagai Mustapa
  • Cut Mini sebagai Fatimah
  • Nugie sebagai Pak Malik
  • Iwan Coy sebagai Ariping
  • Zakaribo sebagai Pirre
  • Le Roy Osmany sebagai Ayah Rifa
  • Nunu Datau sebagai Ibu Rifa
  • Musdalifah Basri sebagai Bibi Surti
  • Arla Ailani sebagai Sepupu Asha
  • Hery Chan sebagai Aldhy EO
  • Syamsul sebagai Adi EO
  • Zulkifli sebagai Teman Fadly

(*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page