
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP) lanjut usia.
Melalui inisiatif proaktif, Lapas Mojokerto sukses menyelenggarakan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang diikuti dengan pemberian makanan bergizi khusus bagi para narapidana lansia.
Acara kepedulian kesehatan ini berlangsung di Aula Serbaguna Lapas Mojokerto, menegaskan bahwa program ini bukan hanya sekadar kegiatan insidental, melainkan bagian integral dari pembinaan rutin yang konsisten dijalankan oleh Klinik Lapas Mojokerto.
Inisiatif ini bertujuan memastikan kesehatan lansia di lapas tetap terjaga, memberikan perhatian khusus pada kebutuhan gizi dan pemantauan kesehatan berkala.
Melalui kegiatan ini, para WBP lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula, serta pemantauan kondisi fisik lainnya. Setelah pemeriksaan, para peserta menerima makanan sehat yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan gizi usia lanjut.
Kepala Lapas Mojokerto Rudi Kristiawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata pemenuhan hak dasar warga binaan, khususnya dalam aspek layanan kesehatan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga binaan, termasuk para lansia yang membutuhkan perhatian lebih dalam hal kesehatan dan gizi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan nilai kemanusiaan dan menjaga iklim pembinaan yang positif di dalam lapas.
Lapas Mojokerto akan terus menghadirkan program-program yang menyentuh aspek kemanusiaan, sebagai bentuk transformasi pemasyarakatan yang lebih peduli, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan warganya. (*)
