
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Kodim 0815/Mojokerto menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Keluarga Besar TNI (KBT) di Ruang Data Makodim, Jalan Majapahit Nomor 1, Kota Mojokerto, Selasa (24/6/2025).
Suasana penuh keakraban menyelimuti pertemuan yang mempertemukan jajaran TNI dengan berbagai unsur organisasi KBT.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi mewakili Dandim 0815/Mojokerto, serta para Danramil, Perwira Staf, dan perwakilan KBT dari berbagai organisasi, antara lain Pepabri, Piveri, Perip, LVRI, PPM, KB FKPPI, GM FKPPI, Warakawuri, PPAD, dan HIPAKAD.
Kasdim Mayor Inf Suwadi, menyebutkan bahwa pertemuan ini memiliki makna penting sebagai wujud memperkuat kolaborasi antara TNI AD dan keluarga besar TNI dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga keutuhan NKRI.
“Melalui kegiatan ini, kita mempererat sinergi antara TNI AD dan KBT dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional, sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan demi menjaga keutuhan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Mayor Suwadi.
Mengusung tema “Peran Keluarga Besar TNI Dalam Mencegah Timbulnya Disintegrasi Bangsa Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Dalam Rangka Menjaga Keutuhan dan Kedaulatan NKRI”, kegiatan ini menyasar tiga hal utama:
1. Menyosialisasikan kebijakan pimpinan TNI AD terkait program teritorial;
2. Menumbuhkan semangat bela negara dan patriotisme di kalangan KBT;
3. Memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila.
Kasdim juga mengingatkan seluruh peserta terhadap berbagai ancaman sosial yang menggerus stabilitas masyarakat, seperti narkoba, judi online, pinjaman online ilegal (pinjol), dan praktik sabung ayam.
Ia menekankan bahwa keempatnya dapat merusak tatanan kehidupan, baik dari aspek kesehatan, ekonomi, hingga moral masyarakat.
“Narkoba merusak organ dan kejiwaan, judi online membawa kerugian finansial, pinjol menjerat rakyat dengan bunga tinggi, dan sabung ayam berdampak pada keretakan keluarga serta kekerasan terhadap hewan,” ujarnya.
Kegiatan ini ditutup dengan penyampaian materi dan sesi diskusi terbuka yang berlangsung hangat.
Melalui forum tersebut, hubungan emosional antara prajurit aktif dan para purnawirawan serta keluarga besar TNI semakin terjalin erat.
Diharapkan, kegiatan ini mampu memperkuat peran KBT sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat terhadap bahaya ancaman sosial yang mengancam keutuhan bangsa. (Riris*)
