Gus Fawait Launching 8000 Beasiswa Cinta Bergema untuk Mahasiswa

Avatar of Redaksi
IMG 20250619 WA0023
Potret penekanan tombol sirene dilakukan oleh Gus Bupati Fawait didampingi Kadis Pendidikan Jember, Hadi Mulyono. (LN / Kabarterdepan.com)

Jember, Kabarterdepan.com – Janji politik Gus Fawait saat Pilkada 2024 yang akan memberikan beasiswa dan biaya hidup bagi mahasiswa Jember yang menempuh kuliah di Jember maupun kuliah di luar Jember baik PTN maupun PTS baru terwujudkan pada bulan Juni 2025 dalam program 100 hari kerja Guse.

Pemerintah Kabupaten Jember resmi melaunching Cinta Bergema Beasiswa dari Bupati Jember untuk generasi masa depan. Tepatnya, di Aula Dinas Pendidikan Jember, Rabu (18/6/2025).

Kegiatan Launcing cinta Bergema Beasiswa ditandai dengan penekanan tombol sirene dilakukan oleh Gus Bupati Fawait didampingi Kadis Pendidikan Jember, Hadi Mulyono.

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, sejumlah ketua partai pengusung, para kepala OPD, 14 Rektor dari PTN dan PTS yang ada di Jember, Ketua MKKS SMP, SMA, dan Swasta, serta Kepala Sekolah Dasar.

Gus Fawait dalam sambutannya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang menyukseskan program kegiatan ini.

Gus Bupati Fawait bersyukur karena pada hari ini bisa melauncing 8000 beasiswa untuk mahasiswa Jember untuk UKT termasuk living cost atau biaya hidup 500.000 ribu perbulan selama menjadi mahasiswa .

“Komitmen kami jumlah tersebut akan kami tambah sebanyak 20 ribu anak-anak Jember yang akan kita sekolahkan. Prioritasnya adalah anak-anak Jember yang sekolah di kampus Jember,” katanya.

Selain itu, menurutnya, Pemkab Jember juga mendukung anak-anak mendapatkan beasiswa.

“Kami juga akan memberikan beasiswa kepada putra-putri Jember yang berkuliah di luar Jember,” lanjut Gus Fawait.

Gus Fawait menegaskan pemberian Beasiswa itu untuk meningkatkan kualitas anak anak di Kabupaten Jember, dan pengentasan kemiskinan dalam jangka panjang.

Diketahui, angka kemiskinan di Jember menurut data statisik tetinggi nomor dua se-Jawa Timur.

“Oleh sebab itu, untuk menyelesaikan angka kemiskinan kita harus membetuk super time harus melalui kebijakan yang sistematis, dalam jangka pendek, menengah dan panjang,” jelasnya Gus Fawait.

Kemudian terkait rekrutmen, calon penerima beasiswa bupati menegaskan jangan sampai ada yang tumpang tindih.

“Proses pendaftaran, seleksi, dan wawancara akan dilakukan oleh pokja Beasiswa yang dikepalai Kadispendik,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, dalam launching beasiswa Bupati Jember untuk generasi masa depan menyatakan bahwa kegiatan itu merupakan wujud untuk memudahkan akses pendidikan hingga ke perguruan tinggi.

“Bersama dengan pokja beasiswa, kami akan melakukan sosialisasi di seluruh kampus di Kabupaten Jember,” ungkapnya.

Tujuannya adalah untuk mengakomodasi putra-putri Jember yakni, mulai 19 Juni hingga 26 Juni.

Selanjutnya, pihaknya akan melaksanakan pendaftaran untuk para mahasiswa pada 30 Juni hingga 5 Juli.

Pantauan media, sejak hari ini kamis 19 Juni 2025, pihak Dinas Pendidikan Jember menurunkan tim yang diketuai Kepala Bidang SMPN, Tulus Wijayanto, melaksanakan sosialisasi ditempatkan di Kawasan Nuris Antirogo. (LN)

Responsive Images

You cannot copy content of this page