Kota Mojokerto Sambut Duta Pariwisata Baru di Grand Final Gus Yuk 2025

Avatar of Redaksi
IMG 20250615 WA0049
Grand Final Gus Yuk Kota Mojokerto 2025 di Ampiteater Taman Bahari Mojopahit. (Izhah / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabartedepan.com- Setelah melalui perjalanan panjang para finalis Gus Yuk Kota Mojokerto 2025 akhirnya sampai pada tahap pemilihan juara dalam acara Grand Final Pemilihan Gus Yuk Kota Mojokerto 2025.

Acara yang masih menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-107 tersebut, diselenggarakan di Ampiteater Taman Bahari Mojopahit, Kota Mojokerto, Sabtu (14/62025) kemarin.

Mengusung tema “Jiwangga Yuana Lestatum Majapahit” yang berarti sebuah panggilan bagi para generasi muda Kota Mojokerto untuk meneguhkan komitmen dalam menjaga dan melestarikan budaya adi luhur warisan Majapahit.

Dalam malam Grand Final berhasil menobatkan Alfonsus Galen Krisno Putra dan Rechia Helena Putri Endri sebagai Duta Pariwisata Kota Mojokerto 2025

Tak hanya itu, Exel Zinkui Efendi dan Jessica Putri juga berhasil terpilih sebagai Gus Yuk Kebudayaan, Jonatan Fernando dan Tsabitah Ash Shofia sebagai Gus Yuk Bahasa, Mikael Galang dan Dyah Ayu Nimas Gayatri sebagai Gus Yuk Lalu Lintas serta Christopher Justin dan Naysilla Putri Mayrin sebagai Gus Yuk Ekonomi Kreatif.

Gus Yuk Kota Mojokerto 2023, Gus Digo dan Yuk Dina, menyampaikan bahwa perjalanan para finalis Gus Yuk Kota Mojokerto 2025 masih belum berakhir sampai di sini saja.

“Untuk teman-teman finalis Gus Yuk Kota Mojokerto 2025 malam ini. Ini bukan malam terakhir buat kalian, tapi ini adalah awal dari perjalanan kalian yang mungkin tidak akan pernah kalian bayangkan. Teruslah jadi pribadi yang ingin belajar, rendah hati dan pastinya jangan pernah berhenti untuk terus mencintai Kota ini (Mojokerto). Karena Kota ini tidak akan pernah berhenti mencintai kalian.” ucap Yuk Dina.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau akrab dipanggil Ning Ita, sangat mendukung penuh ajang Gus Yuk Kota Mojokerto yang bertujuan untuk lebih mengenalkan budaya lokal kepada pada generasi saat ini.

Beliau pun berharap dengan adanya Gus Yuk ini menjadi contoh masyarakat dan generasi muda untuk tetap melestarikan budaya.

Ning Ita sangat bangga pada generasi muda yang mau mengenal dan melestarikan budaya terutama batik.

Selain itu, adanya ajang ini juga untuk membangun Kota Mojokerto dari segi pariwisata melalui budaya.

“Warisan Majapahit merupakan sebuah dasar bagi kita semua untuk meletakkan pondasi peradaban Nusantara,” ucap Ning Ita.

“Jiwangga artinya adalah semangat jiwa, Yuana merujuk pada pemuda adalah cerminan dari harapan kita akan lahirnya generasi-generasi yang tangguh secara intelektual dan tangguh dalam akar budaya Majapahit.” lanjutnya.

Ning Ita menjelaskan bahwa Majapahit bukan hanya catatan dari sejarah, namun narasi besar tentang kejayaan harmoni antar budaya dan tata kelola pemerintahan yang maju pada jamannya.

Acara tersebut dimeriahkan dengan pentas seni budaya, peragaan busana dari Usuan Lampuhan dan guest star Wandra Restusiyan.

Kemeriahan juga datang dari para suporter finalis, mulai dari teman sekolah, masyarakat, tak lupa orang tua dan keluarga para finalis yang turut hadir. (Izhah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page