Viral! Video Pengendara Motor Tertidur Saat Berkendara di Bypass Mojokerto

Avatar of Redaksi
IMG 20250615 WA0023
Kondisi pengendara motor yang tertidur sambil berkendara. (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Sebuah video berdurasi 55 detik yang memperlihatkan seorang pengendara motor berkendara sambil tertidur di Jalan Raya Bypass Mojokerto arah Surabaya Kecamatan Puri, Kabupaten Puri, Kabupaten Mojokerto mendadak viral di media sosial, Jumat (13/6/2026) kemarin.

Dalam video tersebut, pengendara tampak oleng dan berkendara dengan posisi kaki menggantung, memicu kekhawatiran pengguna jalan lainnya.

Postingan tersebut pertama kali di unggah oleh Akun tiktok bernama @Saly Ozy.1987 dan telah ditonton sebanyak 2 juta dan disukai 36.000 komentar 898 dan dibagikan sebanyak 1.130.

Terdapat beberapa komentar netizen, diantaranya :

@Rissaa:aku pernah microsleep pas nyetir motor sendirian, tiba tiba buka mata udah di RS aja.

@mawar merah:respect sama bapak bapak. yang naik motor langsung nolongin…sehat selalu ya pak..

@syahrena:pernah ngalamin microsleep sampe kecelakaan parah dan alhamdulillah masih diberi hidup sama ALLAH

Peristiwa ini terekam oleh salah satu kenek truk bernama Sali, saat dikonfirmasi, ia mengatakan, kebetulan berada tepat di belakang motor tersebut saat kejadian berlangsung.

“Terlihat dari jarak jauh kakinya sudah di bawah dan sudah agak oleng,” ungkap Sali saat dikonfirmasi melalui sambungan pesan singkat Whatsapp, Minggu, (15/6/2025) pagi.

Menurutnya, situasi tersebut sangat membahayakan, baik bagi pengendara motor itu sendiri maupun pengguna jalan lain. Ia pun memutuskan untuk mengikuti dari belakang sambil merekam kejadian, berharap ada yang bisa segera menolong.

“Saya kawal dari belakang sampai ada pengendara motor sama Pak Polisi yang menolong,” lanjutnya.

Sali mengaku tak bisa berbuat banyak selain mengawal dari belakang karena khawatir jika dirinya mencoba mendekat, justru membahayakan pengendara lain.

“Hanya bisa mengawal dari belakang, takut kalau ada pengendara lain dari belakang, berbahaya,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page